TEKS CERITA SEJARAH: Pengertian, Ciri, Fungsi, Contoh

Pernahkan kamu membaca cerita yang berlatar belakang sejarah? Misalnya, novel Rumah Kaca karya Pramoedya Ananta Toer atau novel-novel sejarah lain yang berlatar belakang sejarah. Membaca teks cerita sejarah sangat penting bagi kita, karena mampu membantu memperkenalkan dan mengakrabkan suatu masyarakat pada masa lalu bangsanya.

Pengertian Teks Cerita Sejarah

Teks cerita sejarah merupakan teks yang di dalamnya menjelaskan dan menceritakan tentang fakta dan kejadian masa lalu yang menjadi asal-muasal atau latar belakang terjadinya sesuatu yang mempunyai nilai sejarah. Cerita teks sejarah termasuk ke dalam teks naratif dan teks deskriptif.

Ciri-Ciri Teks Cerita Sejarah

Teks cerita sejarah memiliki ciri-ciri yang membedakan dengan teks lain.

Berikut ciri dari teks cerita sejarah:

  • Disajikan secara kronologis atau berdasarkan urutan peristiwa atau urutan kejadian.
  • Berupa teks cerita ulang (rekon).
  • Memiliki struktur teks berupa orientasi, pengungkapan peristiwa, menuju konflik, puncak konflik, penyelesaian, dan koda.
  • Banyak menggunakan konjungsi temporal.
  • Isi teks berupa fakta.

Struktur Teks Cerita Sejarah

Teks cerita sejarah memiliki struktur penyusunnya. Berikut struktur teks tersebut:

1. Pengenalan situasi cerita (orientasi)

Dalam bagian ini pengarang memperkenalkan setting cerita baik waktu, tempat, dan peristiwa. Selain itu, orientasi dapat disajikan dengan mengenalkan para tokoh, menata adegan, dan hubungan antartokoh.

2. Urutan peristiwa

Pada bagian ini, disajikan peristiwa sejarah yang terjadi, umumnya disampaikan dalam urutan kronologi.

3. Reorientasi

Bagian komentar terhadap keseluruhan isi cerita, yang berfungsi sebagai penutup. Komentar tersebut bisa disampaikan langsung oleh pengarang atau bisa dengan mewakilkannya pada seorang tokoh. Reorientasi bersifat opsional, boleh ada, boleh tidak.

Kaidah Kebahasaan Teks Cerita Sejarah

Beberapa kaidah kebahasaan yang berlaku pada teks cerita sejarah adalah sebagai berikut.

1. Menggunakan banyak kalimat bermakna lampau.

Contoh: Prajurit-prajurit yang telah diperintahkan membersihkan gedung bekas asrama telah menyelesaikan tugasnya.

2. Menggunakan banyak kata yang menyatakan urutan waktu (konjungsi temporal), seperti: sejak saat itu, setelah itu, mula-mula, kemudian.

Contoh: setelah juara gulat itu pergi Sang Adipati bangkit dan berjalan secara perlahan menuju kadipaten.

3. Menggunakan banyak kata kerja yang menggambarkan suatu tindakan (kata kerja material).

Contoh: berdiri, bersimpuh, melanjutkan, menerima, menangis, hadir, menatap, menitikkan, menulari, menggenggam, melekat, dan lain sebagainya.

4. Menggunakan banyak kata kerja yang menunjukkan kalimat tak langsung sebagai cara menceritakan tuturan seorang tokoh oleh pengarang. Misalnya: mengatakan bahwa, menceritakan tentang, menurut, mengungkapkan, menanyakan, menyatakan, menuturkan.

Contoh: Riung Samudera menyatakan bahwa ia masih bingung dengan semua penjelasan Kendit Galih tentang masalah itu.

5. Menggunakan banyak kata kerja yang menyatakan sesuatu yang dipikirkan atau dirasakan oleh tokoh (kata kerja mental), misalnya merasakan, menginginkan, mengharapkan, mendambakan, menganggap.

Contoh: Gajah Mada sependapat dengan pikiran Senopati Gajah Enggon.

6. Menggunakan banyak dialog. Hal ini ditunjukkan oleh tanda petik ganda (“…”) dan kata kerja yang menunjukkan tuturan langsung.

Contoh: “Mana surat itu?”

7. Menggunakan kata-kata sifat (descriptive language) untuk menggambarkan tokoh, tempat, atau suasana.

Contoh: Sri Jayanegara masih bisa diajak bercanda, tetapi tidak dengan Patih Daha Gajah Mada, sang pemilik wajah yang amat beku.

Jenis-Jenis Teks Sejarah

Jenis teks sejarah dibagi menjadi dua, yaitu sejarah fiksi dan sejarah non-fiksi.

Berikut uraian masing-masing teks.

1. Sejarah Fiksi

a) Novel merupakan karya prosa fiksi yang panjang, mengandung rangkaian cerita, kehidupan seseorang dengan orang-orang di sekilingnya dengan menonjolkan watak dan sifat setiap pelaku.

b) Cerpen merupakan salah satu jenis karya sastra yang berwujud prosa dan bersifat fiktif yang mengisahkan problematika kehidupan seseorang atau beberapa orang secara ringkas. Cerpen memiliki wujud atau struktur fisik yang pendek. Ukuran panjang pendeknya suatu cerita memang relatif.

c) Legenda merupakan prosa rakyat yang dianggap oleh sebagian orang merupakan sesuatu yang benar-benar terjadi. Legenda memiliki tiga jenis, yaitu legenda asal-usul dunia tumbuh-tumbuhan, binatang, dan terjadinya suatu tempat.

d) Roman merupakan karya sastra berbentuk prosa yang melukiskan perbuatan pelakunya sesuai dengan watak dan jiwa masing-masing. Roman berisi luapan perasaan cinta kasih.

2. Sejarah Non-Fiksi

a) Biografi merupakan tulisan yang menguraikan riwayat hidup seorang tokoh. Biografi tidak ditulis oleh tokoh itu sendiri, melainkan ditulis oleh orang lain. Biografi bisa berisi riwayat hidup presiden, penemu, pahlawan, artis, politikus, tokoh daerah, dan tokoh terkenal dalam bidang lainnya.

b) Autobiografi merupakan tulisan yang berisi riwayat atau perjalanan hidup seseorang mulai dari kecil sampai keadaannya sekarang yang ditulis oleh dirinya sendiri. Informasi pada autobiografi bisa berupa latar belakang keluarga, asal-usul daerah, riwayat pendidikan, sifat, aktivitas, keahlian, prestasi, dll.

c) Cerita Perjalanan merupakan teks yang menceritakan tentang perjalanan seseorang.

d) Catatan Sejarah merupakan teks yang menceritakkan fakta atau kejadian masa lalu yang menjadi latar belakang sesuatu dan memiliki nilai sejarah.

Perbedaan Teks Sejarah Non Fiksi dan Teks Sejarah Fiksi

Untuk memahami perbedaan teks sejarah dan teks sejarah fiksi, di bawah ini disajikan tabel perbendaan dari keduanya.

Teks Sejarah Non Fiksi

Teks Sejarah Fiksi

Menunjukkan kepada hal-hal yang memang pernah ada atau terjadiDapat saja menggambarkan sesuatu yang tidak pernah ada atau terjadi. Semua bersumber pada rekaan.
Cerita tidak dapat ditambah atau direkaCerita bebas diciptakan sesuai imajinasi
Fakta satu dengan lainnya perlu direkonstruksi terkait hubungan kronologisnya. Keberadaan bukti saat ini bisa dilacak eksistensinya di masa lampau.Rekayasa penulis yang mewujudkan cerita sebagai suatu koherensi, dan sekali-kali ada relevansinya dengan situasi sejarah.
Terikat pada fakta mengenai apa, siapa, kapan, dan di mana.Tidak terikat pada fakta sejarah mengenai apa, siapa, kapan, dan di mana.
Pelaku, hubungan antara mereka, situasi dan kondisi hidup, dan masyarakat sesuai dengan kenyataan yang terjadi.Pelaku, hubungan antara mereka, situasi dan kondisi hidup, dan masyarakat merupakan hasil imajinasi.

Nilai-Nilai dalam Teks Cerita Sejarah

Karya yang baik merupakan karya yang mengandung nilai (value). Nilai tersebut dikemas secara tersirat dai dalamnya. Nilai yang terkandung di dalam teks cerita sejarah antara lain nilai-nilai budaya, nilai moral, nilai agama, nilai sosial, dan nilai estetis.

  1. Nilai budaya adalah nilai yang dapat memberikan atau mengandung hubungan yang menddalam dengan suatu masyarakat, peradaban, atau kebudayaan.
  2. Nilai moral/etika adalah nilai yang dapat memberikan atau memancarkan petuah atau ajaran yang berkaitan dengan etika atau moral.
  3. Nilai agama adalah nilai-nilai dalam cerita yang berkaitan atau bersumber pada nilai-nilai agama.
  4. Nilai sosial adalah nilai yang berkaitan dengan tata pergaulan antara individu dalam masyarakat.
  5. Nilai estetis adalah nilai yang berkaitan dengan keindahan, baik keindahan struktur pembangun cerita, fakta cerita, maupun teknik penyajian cerita.

Contoh Teks Cerita Sejarah

1. Sejarah Tangkuban Perahu

Orientasi

Kisah ini terjadi di daerah Jawa Barat, di mana seorang wanita berparas cantik bernama Dayang Sumbi. Wanita itu hidup dengan putranya yang bernama Sangkuriyang. Selain hidup berdua, mereka ditemani seekor anjing peliharaan yang mereka sayangi.

Anjing tersebut sangat penurut. Kemanapun Sangkuriang pergi, ia selalu mengikutinya. Namun anjing tersebut tak pernah membantu Sangkuriang saat berburu. Padahal setiap anjing mampu untuk menangkap hewan buruan. Hal itu membuat Sangkuriang sangat membenci anjing tersebut. Ia merasa anjing itu tidak berguna.

Urutan Peristiwa

Suatu hari Sangkuriang bermaksud berburu, namun ia sama sekali tidak menemukan hewan buruan. Ia sangat marah sekali dan menumpahkan kemarahannya pada anjing tersebut. ia membunuh anjing tersebut dan memberikan hati anjing pelihataannya kepada ibunya.

Tanpa sepengetahuan Dayang Sumbi, ia memasak hati tersebut dan memakannya. Dayang Sumbi tidak melihat di mana anjing peliharaan mereka. Sangkuriang lalu menjelaskan apa yang terjadi dengan anjing tersebut.

Dayang Sumbi begitu murka saat mengetahui anjing peliharaan itu dibunuh dan hatinya mereka makan. Ia pun memukul kepala Sangkuriang hingga berdarah. Sangkuriang berlali dan pergi meninggalkan rumah tersebut. Dayang Sumbi begitu marah lantaran anjing itu merupakan jelmaan dari suaminya, yaitu ayah Sangkuriang.

Anehnya, hati tersebut membuat Dayang Sumbi awet muda dan semakin cantik. Beberapa tahun setelah kejadian itu, Sangkuriang kembali dan tidak mengenali wajah ibunya. Justru Sangkuriang jatuh cinta dan akan menikahi Dayang Sumbi.

Awalnya Dayang Sumbi tidak menolak, namun saat melihat bekas luka di kepala Sangkuriang ia teringat dengan putranya. Ia pernah memukul anaknya hingga terluka. Hal itulah yang menyebabkan ia tidak mau menikah dengan Sangkuriang.

Sangkuriang bersikukuh ingin menikah dengan Dayang Sumbi. Akhirnya Dayang Sumbi memberikan sebuah persyaratan. Jika Sangkuriang mampu membendung Sungai Citarum dan mampu membuat sampan dalam waktu semalam, maka Dayang Sumbi mau menerima Sangkuriang sebagai suami.

Ternyata Sangkuriang meminta bantuan jin untuk memudahkan urusannya. Sebelum fajar, pekerjaan itu hampir selesai. Dayang Sumbi tidak kehabisan akal untuk mencegah Sangkuriang. Ia meminta bantuan penduduk Sangkuriang gagal menyelesaikan syarat yang diajukan Dayang Sumbi.

Bendungan yang dibuat Sangkuriang akhirnya rusak membuat seluruh desa terendam. Sangkuriang begitu marah, sampan yang ia buat ia tendang sekuat tenaga hingga jatuh tertelungkup. Begitu sampan tersebut tertelungkup, membentuk sebuah gunung.

Reorientasi

Gunung itulah yang kini dikenal dengan nama Tangkuban Perahu. Pemandangan gunung tersebut begitu indah, tidak kalah dengan gunung-gunung yang ada di Indonesia. Banyak masyarakat yang bangga akan pesona dari Gunung Tangkuban Perahu tersebut. Di balik keindahannya, kita patut menjaga keindahannya agar tetap lestari.

2. Sejarah Teknologi Pesawat Terbang

Orientasi

Secara umum pesawat terbang sering juga disebut pesawat udara atau kapal terbang. Tujuan pemberian nama tersebut sebagai kendaraan yang mampu terbang di atmosfer atau uadara. Keberadaan pesawat terbang sangat membantu manusia dalam menjalankan aktivitasnya.

Urutan Peristiwa

Pesawat terbang pertama kali diterbangkan oleh Orville Wright dan Wilbur Wright menggunakan pesawat yang mereka rancang sendiri. Pesawat rancangan tersebut mereka beri nama flyer dan mulai diluncurkan pada tahun 1903. Pesawat ini hanya bisa dinaiki oleh satu orang saja.

Samuel F. Cody juga tercatat sebagai penemu pesawat. Ia berhasil menerbangkan pesawat pada tahun 1910 di lapangan Farnborought, Inggris. Bentuk pesawatnya pun juga sangat sederhana, belum bisa dinikmati saat ini.

Setelah zaman Wright, pesawat terbang mengalami banyak modifikasi. Mulai dari rancang bangun, bentuk dan bentuk pesawat sesuai dengan kebutuhan transportasi udara. Sedangkan pesawat komersial lebih besar dibuat pada tahun 1949 bernama Bristol Brabazon.

Setelah meletus Perang Dunia II, penerbangan sipil mulai mengalami peningkatan. Banyak pesawat diproduksi besar-besaran guna kegiatan transportasi umum. Secara tidak langsung, banyak perusahaan penerbangan berdiri di Eropa dan Amerika.

Reorientasi

Saat ini pesawat terbang telah menjadi alat transportasi yang sangat penting bagi manusia. Adanya pesawat terbang memudahkan manusia yang memiliki mobilitas sangat tinggi. Pesawat mampu mendekatkan jarak tempuh dan mampu mempersingkat waktu.

3. Sejarah Dunia Fotografi

Orientasi

Siapa yang tidak pernah foto atau selfi? Tentu saat ini kegiatan foto bisa kamu lakukan setiap hari dengan cepat menggunakan kamera yang ada di ponsel kalian. Siapa mengira jika foto pada zaman dahulu menggunakan alat yan berukuran besar dan membutuhkan waktu yang cukup lama.

Urutan Peristiwa

Awal kelahiran fotografi terjadi pada tahun 1839 di Perancis. Pada tahun tersebut secara resmi dinyatakan bahwa fotografi adalah sebuah terobosan teknologi. Pada waktu itu rekaman dua dimensi telah dibuat secara permanen. Beberapa tahun sebelumnya, bahkan tahun sebelum masehi, beberap kali melakukan penelitian terkait kamera obscura. Namun temuan-temuan tersebut dirasa kurang maksimal.

Tahun-tahun berikutnya fotografi mengalami perkembangan sangat cepat. Munculnya perusahaan Kodak Eastman milik George Eastman semakin menambah kemajuan dunia fotografi. Perusahaan tersebut menciptakan dan menjual roll filmm dan kamera boks yang praktis. Selain itu, fotografi juga mengalami perbaikan dari segi lensa, shutter, film, dan kertas foto.

Di tahun 1950 digunakan prisma (SLR) untuk memudahkan foto pada kamera Single Lens Reflex. Di tahun yang sama Jepang memproduksikamera Nikon dan disusul dengan kamera Canon. Di tahun 1972 Edwin Land berhasil menciptakan kamera Polarid, yaitu kamera yang mampu menghasilkan gambar tanpa melalui proses pengembangan dan pencetakan film.

Reorientasi

Kemajuan teknologi ikut memengaruhi dalam dunia fotografi. Jika dulu kamera bisa berukuran satu ruangan dengan hasil gambar yang tidak terlalu tajam dan berwarna hitam putih, kini kamera digital bisa kalian miliki. Kamera tersebut hanya sebesar dompet yang bisa kamu bawa ke mana-mana dengan gambar yang sangat tajam dan penuh warna.

4. Sejarah Pribadi Pahlawan Cut Nyak Dhien

Orientasi

Cut Nyak Dhien adalah Pahlawan Nasional Indonesia yang berasal dari Aceh. Beliau berjuang melawan Belanda pada masa Perang Aceh. Sepak terjangnya dalam melawan bangsa Belanda tidak bisa diragukan lagi. Walaupun beliau seorang perempuan, beliau berani bertarung melawan musuh walau hanya dengan senjata tradisional rencong.

Urutan Peristiwa

Cut Nyak Dhien dibesarkan dari keluarga bangsawan yang taat agama di Aceh. Cut Nyak Dhien tumbuh menjadi gadis yang rupawan. Banyak laki-laki yang menyukai dan berusaha melamarnya. Pada usia 12 tahun ia dinikahkan dengan Teuku Cek Ibrahim Lamnga dan memiliki seorang putra.

Sepeninggal suaminya, Ibrahim Lamnga pada 29 Juni 1878, membuat Cut Nyak Dhien semakin bertekad untuk melawan Belanda. Pada tahun 1880 Cut Nyak Dhien menikah dengan Teuku Umar, yang sebelumnya dijanjikan dapat ikut berperang jika menerima lamaran tersebut. Dari pernikahannya dengan Teuku Umar, Cut Nyak Dhien memiliki seorang anak bernama Cut Gambang.

Taktik perang Teuku Umar dalam melawan Belanda tidak bisa diragukan. Ia dan pasukannya menyerahkan diri pada Belanda dan menjadikannya komandan unit pasukan Belanda dengan kekuasaan penuh. Teuku Umar merahasiakan rencananya untuk menipu Belanda, meskipun ia dianggap sebagai penghianat oleh orang Aceh.

Taktiknya berhasil, Teuku Umar dan Cut Nyak Dhien pergi dengan semua pasukan dan perlengkapan senjata milik Belanda. Hal ini membuat Belada marah dan melancarkan operasi besar-besaran untuk menangkap Cut Nyak Dhien dan Teuku Umar. Pada tanggal 11 Februari 1899 Teuku Umar dan pasukan gugur dalam perang.

Cut Nyak Dhien lalu melanjutkan memimpin perang bersama pasukan kecilnya.  Sayangnya kondisi Cut Nyak Dhien yang mulai menua, sakit-sakitan dan rabun membuat pasukannya iba. Pang Lot melaprkan keberadaan Cut Nyak Dhien dan pasukan kepada Belanda. Akhirnya Belanda menangkap dan mengasingkan Cut Nyak Dhien ke Sumedang. Hingga akhirnya Cut Nyak Dhien wafat dan dimakamkan di Sumedang.

Kisah hidup dan perjuangan Cut Nyak Dhien banyak dikisahkan kembali. Mulai dari pembuatan film drama epos yang berjudul Tjoet Nja’ Dhien pada tahun 1988, pementasan teater monolog, dan pembuatan biografi dalam bentuk cerita bergambar secara berseri dalam majalah anak-anak Ananda.

Reorientasi

Cut Nyak Dhien begitu gigih dalam berjuang melawan penjajah Belanda. Kita tidak boleh melupakan jasanya yang begitu besar dalam mengusir penjajah Belanda. Sifat dan karakternya yang pemberani, pantang menyerah, dan taat pada agama patut kita teladani.

5. Sejarah Museum Tsunami Aceh

Orientasi

Peristiwa gempa dan tsunami yang terjadi di Aceh begitu memilukan. Peristiwa tersebut terjadi pada tanggal 26 Desember 2004. Banyak korban meninggal dan luka-luka dalam peristiwa tersebut. Untuk mengingatkan generasi mendatang atas peristiwa tersebut, dibangunlah Museum Tsunami Aceh.

Urutan Peristiwa

Aceh merupakan daerah yang rawan terjadi gempa. Hal ini terjadi lantaran lokasinya yang terletak di tepian benturan antara lempengan Benua Asia dan lempengan Samudera Hindia. Para ahli memiliki rekam jejak gempa yang pernah terjadi di wilayah tersebut dengan magnitudo yang besar. Salah satunya gempa dan tsunami Aceh pada tahun 2004.

Pembangunan Museum Tsunami Aceh dimulai pada tahun 2007. Desain museum tersebut dirancang oleh arsitek dari Institut Teknologi Bandung. Beliau merupakan Gubernur Jawa Barat Saat ini, yaitu Ridwan Kamil.

Museum dibangun di Lapangan Blang Padang seluas 2.500 m2 dengan menghabiskan biaya sebanyak 140 milyar. Museum Tsunami Aceh selesai dibangun dan diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada tanggal 27 Februari 2009.

Museum Tsunami Aceh memiliki beberapa koleksi yang mengulas tentang peristiwa kejadian Tsunami di Samudera Hindia pada tahun 2004. Koleksi tersebut berjumlah 55 unit, yaitu 22 berupa alat peraga, 26 foto, dan 7 buah maket. Semua peristiwa dijelaskan oleh simulasi elektronik di bioskop mini.

Jika dilihat dari atas, Meseum Tsunami Aceh berbentuk seperti sebuah kapal. Museum tersebut terdiri atas  beberapa lantai dengan desain interior dan eksterior yang indah dan berseni. Masing-masing lantai tersebut memiliki spesifikasi yang berbeda-beda.

Lantai pertama berupa koridor sempit dan gelap sepanjang 30 meter dan dua dinding setinggi 22 meter. Lantai bawahnya dirancang seperti rumah tradisional Aceh yang tinggi bertujuan untuk menyelamatkan diri dari tsunami.

Lantai kedua terdapat prasasti berbentuk batu bulat yang berisi tulisan nama-nama negara yang membantu saat tsunami. Di lantai tiga penuh dengan media edukasi seperti perpustakaan, alat peraga, dan panel edukasi.

Reorientasi

Sejarah berdirinya Museum Tsunami Aceh tentu perlu diketahui, oleh banyak orang, terutama generasi muda. Banyak edukasi dan informasi yang kita peroleh di museum tersebut. Selain penting agar kita mengingat peristiwa tsunami pada tahun 2004 lalu, museum ini juga mengingatkan kita agar selalu waspada dan hati-hati saat bencana terjadi.

6. Contoh Cerita Sejarah Pribadi

Orientasi

Namaku Dwi Kurniawan, biasa dipanggil Dana. Saya lahir di Surabaya pada tanggal 15 Juli 1998 dari pasangan Wahyu Kurniawan dan Lisa Sulasri. Sejak kecil aku suka sekali membaca komik dan bermain sepak bola. Aku memiliki kakak bernama Eka Kurniawan. Setiap sore kami berdua, bersama teman-teman yang lain sering bermain sepak bola di lapangan dekat rumah.

Urutan Peristiwa

Pada tahun 2003-2009 aku mengenyam pendidikan di sekolah dasar. Setiap hari aku berangkat sekolah berboncengan dengan Kak Eka. Waktu kelas empat SD, aku terpaksa ke sekolah sendiri karena Kak Eka melanjutkan ke SMP.

Setelah lulus, aku melanjutkan sekolah di SMP negeri yang tidak jauh dari tempat tinggal. Selama di SMP aku begitu aktif mengikuti OSIS dan ekstra sepak bola. Di SMP juga aku memiliki sahabat bernama Agus. Kita sering menghabiskan waktu bersama, entah itu bermain sepak bola atau bermain game.

Di luar sekolah, aku juga aktif di komunitas komikus. Setiap dua minggu sekali aku berkumpul dengan sesama penyuka komik untuk diskusi dan bertukar ide. Kita juga sering mengadakan pameran sketsa komik yang kita buat sendiri.

Selama aktif di organisasi sekolah, aku sering izin meninggalkan pelajaran. Hal ini membuatku harus pandai mengatur waktu belajar agar tidak ketinggalan pelajaran. Untungnya guru dan banyak temanku mau menjelaskan materi yang tidak aku kuasai.

Setelah lulus SMP, aku melanjutkan ke SMA. Sedangkan Agus sahabatku memilih ke SMK. Sedih rasanya tidak lagi satu sekolah dengan Agus. Meskipun begitu, kita sering  berkomunikasi. Terkadang kita juga sering main bersama.

Di SMA aku tidak mengikuti organisasi apapun. Aku merasa bosan selama di SMP aktif di organisasi. Aku lebih suka berkegiatan di luar sekolah. Selama aktivitas di luar sekolah banyak orang-orang baru yang kukenal. Salah satunya Roy, yang kini menjadi temanku.

Selama SMA aku kerap bolos, memilih berada di bengkel komik bersama teman-teman yang lain. Hal ini membuatku sering dipanggil ke ruang BK. Aku tidak menyesal dengan apa yang aku lakukan, tapi aku tidak akan melakukannya lagi.

Reorientasi

Aku cukup senang dengan pengalaman yang telah kulalui mulai dari SD hingga SMA. Banyak kenangan yang kuhabiskan dengan teman-temanku. Entah itu suka atapun duka semuanya sangat berharga dan tidak akan pernah saya lupakan.

7. Sejarah Taman Mini Indonensia Indah

Orientasi

Ibu Tien Soeharto adalah ibu negara yang mencetuskan gagasan pembangunan Taman Mini Indonesia (TMMI). Sebuah miniatur yang berisi tentang keseluruhan Indonesia. Tujuan dibangunnya taman rekreasi ini diharapkan mampu membangkitkan rasa bangga dan rasa cinta tanah air pada seluruh bangsa Indonensia.

Urutan Peristiwa

TMII mulai dibangun pada tahun 1972 dan diresmikan pada 20 April 1975. Taman ini dibangun di atas lahan seluas 150 hektare dengan kondisi topografi lahan yang berbukit. Hal ini disesuaikan dengan perancangan yang sesuai dengan kondisi Indonesia.

Sejak tahun 1975 hingga tahun 2000 rancangan anjungan di TMII terdiri atas 27 provinsi di Indonesia. Hingga tahun 2002 bangunan anjungan mengalami perubahan. Timor Timur yang memisahkan diri dan penambahan beberapa provinsi baru, hingga saat ini tercatat terdapat 34 anjungan provinsi.

Selain bangunan anjungan, masih banyak lagi bangunan yang terdapat di TMII. Salah satunya adalah bangunan keagamaan. Bangunan keagamaan diwakili oleh beberapa rumah ibadah agama resmi yang diakui oleh Indonesia. Tujuannya untuk menggambarkan toleransi dan keselarasan hubungan antar agama di Indonesia.

Bangunan yang lainnya adalah istana anak-anak Indoneisa, yaitu Keong Mas, kereta gantung, Desa Wisata, Kolam Renang Snow Bay dan masih banyak yang lainnya. Selain istana anak-anak Indonesia, dibangun juga taman beragam bunga dan taman beragam hewan.

Di TMII juga dibangun sebuah Meseum Indonesia berarsitektur Bali. Museum tersebut diperuntukkan untuk memamerkan sejarah, budaya, flora, dan fauna, serta teknologi di Indonesia. Tidak tanggung-tanggung, jumlah museum yang ada sebanyak 16.

Yang menarik di TMII, terdapat teater atau bioskop di  dalamnya. Teater IMAX Keong Emas memiliki layar berukuran raksasa yang jauh lebih besar daripada layar bioskop. Film yang diputar mulai dari bertemakan lingkungan dan kebudayaan nusantara, hingga film-film box office.

TMII juga memiliki perpustakaan dengan fasilitas yang cukup baik. Lokasi perpustakaan tersebut berada di dekat kantor pengelola TMII. Di perpustakaan tersebut terdapat ruang koleksi dan ruang baca. Katalog online juga dapat diakses melalui internet. Perpustakaan buka setiap hari dengan jam yang sudah terjadwal.

Reorientasi

Taman Mini Indonesia Indah merupakan wajah Indonesia. Tentu keberadaan wahana rekreasi tersebut sebagai sarana pemersatu bangsa. Kita patut bangga dan harus bersyukur dengan keberagaman yang ada di Indonesia. Di sana kita bisa menambah pengetahuan dan mempelajari banyak hal tentang bangsa Indonesia.

Nah, itu tadi beberapa contoh teks cerita sejarah yang dilengkapi dengan struktur penyusunannya. Semoga bermanfaat dan memudahkan kalian dalam memahami materi terkait teks cerita sejarah.

Leave a Comment