Permainan Bulu Tangkis (A-Z)

Kali ini kita akan mengupas tentang permainan bulu tangkis, mulai dari sejarah, teknik dasar, hingga peraturannya.

Yuk, kita simak langsung penjelasan di bawah ini.

Pengertian Bulu Tangkis

Bulu tangkis adalah suatu olahraga yang dilakukan dengan menggunakan raket dan kok (shuttelcock). Raket digunakan sebagai alat pukul dan shuttelcock sebagai obyek yang dipukul.

Permainan bulu tangkis dapat dimainkan oleh dua orang (tunggal) maupun dua pasangan (ganda) yang saling berlawanan.

Sejarah Bulu Tangkis

Bulu tangkis atau biasa disebut juga dengan badminton adalah suatu olahraga yang menggunakan raket dan kok dan dimainkan oleh dua orang (untuk permainan tunggal) atau dua pasangan (untuk permainan ganda) yang saling berlawanan.

Olahraga bulu tangkis mirip dengan tenis, bulu tangkis bertujuan memukul bola permainan (‘kok’ atau ‘shuttlecock’) melewati di atas jaring net agar jatuh di area permainan lawan dan mencegah lawan untuk melakukan hal yang sama.

Permainan bulu tangkis memiliki banyak nomor partai dalam setiap kejuaraan atau turnamennya. Meliputi pertandingan tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri dan ganda campuran.

1. Sejarah Bulu Tangkis di Dunia

Dilihat dari perkembangannya sejarah bulu tangkis mulai berkembang di Mesir kuno sekitar 2000 tahun silam, namun ada juga yang menyebut di India dan Cina. Awal mula bulu tangkis diduga dari sebuah permainan tradisional dari Tionghoa yang bernama Jianzi yang bermain menggunakan kok tapi tanpa menggunakan raket. Sebagai gantinya, raket diganti dengan kaki.

Peraturan Jianzi mirip dengan bulu tangkis, yaitu menjaga kok agar tidak menyentuh tanah tanpa menggunakan tangan.

Pada zaman pertengahan di Inggris permainan anak-anak yang disebut dengan battledores atau shuttlecoks sangat populer. Anak-anak Inggris pada waktu itu menggunakan dayung atau tongkat (Battledores) sebagai ganti dari raket yang biasa digunakan seperti sekarang ini.

Selanjutnya oleh orang Inggris permainan ini diperkenalkan di negara Jepang, China dan Thailand saat mereka mengolonisasi Asia. Permainan ini dengan cepat menjadi permainan anak-anak di wilayah setempat.

Ada sumber lain mengatakan bahwa olahraga kompetitif bulu tangkis diciptakan oleh petugas Tentara Britania di Pune, India pada abad ke 19 saat mereka menambahkan jaring dan memainnkanya secara bersaingan. Oleh sebab itu dulu kota Pune dijuluki sebagai Poona, permainan ini pun sebelumnya juga dikenal dengan nama Poona.

 

2. Sejarah Bulu Tangkis di Indonesia

 

Peraturan Bulu Tangkis

Ada beberapa peraturan dalam permain bulu tangkis yang harus dipatuhi oleh semua pemain. Diantaranya peraturan seputar jumlah pemain, cara memulai pertandingan, hingga sistem cara penghitungan skor.

1. Perlengkapan Bulu Tangkis

Perlengkapan yang digunakan dalam permainan bulu tangkis, yaitu:

  • Net
  • Lapangan
  • Kok (shuttelcock)
  • Raket

2. Jumlah Pemain

Dalam pemainan bulu tangkis ada 2 jenis jumlah pemain, yaitu:

a) Tunggal, artinya satu lawan satu.

  • Tunggal putra
  • Tunggal putri

b) Ganda, artinya satu tim terdiri dari dua orang.

  • Ganda putra
  • Ganda putri
  • Ganda campuran

3. Penentuan Awal Permainan

Penentuan yang melakukan servis pertama kali dilakukan dengan cara undian, yaitu seorang wasit melakukan metode lempar koin. Hasil penentuan inilah yang akan menentukan pemain mana yang akan melakukan servis terlebih dahulu. Pada saat pertandingan selanjutnya servis dilakukan oleh pemenang dari pertandingan sebelumnya.

4. Penghitungan Skor

Pada permainan bulu tangkis menggunakan sistem best of three (pemenang dua babak). Artinya, pertandingan bulu tangkis dapat berlangsung sebanyak 2-3 babak. Tetapi apabila pemain bisa menang selama dua set berturut-turut, maka babak ketiga tidak perlu dilakukan.

Dalam satu set permainan, pemenang adalah pemain yang dapat lebih dulu mengumpulkan skor sebanyak 21 poin. Apabila terjadi skor imbang 20-20 (istilah: yus) maka pertandingan dilanjutkan terus hingga salah satu pemain unggul dengan selisih dua poin.

5. Pelanggaran dalam Bulu Tangkis

Ada berbagai macam pelanggaran dalam permainan bulu tangkis, bisa disebabkan oleh pukulannya, pemainnya, atau dari servis yang dilakukan. Dibawah ini disebutkan macam-macam pelanggaran dalam bulu tangkis.

Pukulan dikatakan melanggar aturan, apabila:

  • Raket menyentuh net saat melakukan pukulan
  • Kok jatuh di luar bidang permainan lawan
  • Sudah melakukan pukulan, tetapi kok jatuh di bidang permainan sendiri
  • Kok sebelumnya terpukul / terkena raket oleh salah satu pemain (permainan ganda)

Pemain dikatakan melanggar peraturan, apabila:

  • Pemain sengaja mengulur waktu terlalu lama
  • Pemain menginjak garis batas saat melakukan atau menerima servis
  • Saat menerima service, pemain lebih dulu bergerak sebelum kok terpukul oleh lawan.

Servis dikatakan melanggar peraturan, apabila:

  • Kok tidak dapat melewati net
  • Kok menerobos lewat bawah jaring net
  • Kok jatuh di luar bidang permainan lawan
  • Kok jatuh pada bidang lapangan yang salah
  • Pada saat servis forehand, kok dipukul dengan ujung raket melebihi dada.
  • Pada saat servis backhand, kok dipukul dengan ujung raket melebihi pusar.

Ukuran Lapangan Bulu Tangkis

Lapangan bulu tangkis berbentuk persegi panjang dan terbagi menjadi dua bidang permainan. Dalam pertandingan bulu tangkis profesional, lapangan yang digunakan harus memiliki ukuran standar yang telah ditentukan oleh PBSI (Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia) atau BWF (Badminton World Federation).

  • Panjang lapangan bulu tangkis adalah 13,40 meter
  • Lebar lapangan bulu tangkis adalah 6,10 meter
  • Jarak garis servis depan dari garis net adalah 1,98 meter
  • Jarak garis servis tengah dari garis samping lapangan adalah 3,05 meter
  • Jarak garis servis belakang dari garis belakang lapangan adalah 0,76 meter (permainan ganda)
  • Jarak garis samping ke garis pinggir lapangan adalah 0,46 meter (permainan tunggal)
  • Tinggi tiang net adalah 1,55 meter
  • Tinggi net adalah 1,52 meter

a) Bidang (permainan tunggal) berukuran sebagai berikut

  • Panjang bidang permainan 13,40 meter
  • Lebar bidang permainan 5,18 meter
  • Panjang bidang penerima servis 4,72 meter
  • Lebar bidang penerima servis 2,59 meter

b) Bidang (permainan ganda) berukuran sebagai berikut

  • Panjang bidang permainan 13,40 meter
  • Lebar bidang permainan 6,10 meter
  • Panjang bidang penerima servis 3,96 meter
  • Lebar bidang penerima servis 3,05 meter

Teknik Dasar Bulu Tangkis

Hal yang perlu dilakukan oleh seorang pemain bulu tangkis adalah menguasai teknik dasar mulai dari cara memegang raket hingga melakukan pukulan berkualitas ke arah lawan.

1. Teknik Memegang Raket

Walaupun terlihat sepele sebagai pemain bulu tangkis wajib menguasai teknik dasar memegang raket dengan baik dan benar.

Latihan ini bertujuan agar dapat menerima dan mengembalikan kok (shuttelcock) dengan mudah. Selain itu, menguasai teknik ini dapat mempengaruhi kualitas dari pukulan yang kita lakukan.

Ada dua cara memegang raket, yaitu:

  • Teknik Forehand Grip
    Pegang raket dengan posisi miring seperti berjabat tangan, tiga jari (jari tengah, jari manis dan jari kelingking) menggenggam raket sedangkan jari telunjuk agak terpisah, terakhir letakkan ibu jari diantara tiga jari dan telunjuk.
  • Teknik Backhand Grip
    Pegang raket dengan posisi miring, selanjutnya jari – jari tangan menggengam pegangan raket dengan ibu jari lurus ke depan.

2. Teknik Sikap dan Posisi Badan

Selain kelincahan, diperlukan keseimbangan tubuh dalam bermain bulu tangkis. Hal ini supaya pemain berada pada kodisi siap dalam melakukan pengembalian / pukulan kok (shuttelcock) ke pihak lawan.

Sikap dan posisi badan dalam bulu tangkis:

  • Posisi badan bertumpu pada kedua kaki.
  • Kedua kaki sedikit ditekuk dan dibuka selebar bahu, atau salah satu kaki sedikit ke depan.
  • Raket dipegang sedemikian rupa, sehingga kepala raket berada lebih tinggi dari kepala.

3. Gerakan Kaki (Footwork)

Footwork adalah gerakan kaki yang mengatur badan untuk menempatkan posisi badan sedemikian rupa agar memudahkan ketika melakukan gerakan pukulan kok (shuttelcock) sesuai dengan posisinya.

Prinsip dasar gerakan kaki (footwork) pada pemain yang memegang raket dengan tangan kanan adalah kaki kanan selalu berada di depan.

Contoh:

Ketika akan melakukan pukulan kok (shuttelcock) yang berada di lapangan bagian depan maka kaki kanan selalu berada di depan, begitu juga apabila melakukan pukulan kok (shuttelcock) di belakang maka kaki kanan berada di belakang.

4. Teknik Servis

Pemain bulu tangkis sedang melakukan servis backhand

Ada tiga macam teknik, yaitu:

  • Servis Forehand Pendek >> Servis ini dilakukan dengan ayunan raket yang relatif pendek sehingga shuttlecock dapat jatuh di sekitar area pemain lawan.
  • Servis Forehand Tinggi >> Servis ini dilakukan dengan ayunan raket yang kuat sehingga kok (shuttlecock) dapat melambung tinggi di area belakang pemain lawan. Tujuan: agar kesulitan dalam mengembalikannya.
  • Servis Backhand >> Servis ini dilakukan dengan tenaga sedang sehingga shuttlecock dapat jatuh sedekat mungkin dengan garis serang pemain lawan dan kok melayang relatif dekat di atas jaring (net). Tujuan: kesulitan mengembalikan serangan.

5. Teknik Pukulan

Pemain bulu tangkis sedang melakukan pukulan smash

Ada lima jenis pukulan yang perlu kamu ketahui ketika bermain bulu tangkis, yaitu:

a) Smash

Smash adalah jenis pukulan yang dilakukan dengan kuat dan menukik ke bawah di bidang area lawan. Pukulan ini dilakukan untuk menyerang dan mematikan gerakan lawan karena kok (shuttlecock) akan sulit diterima maupun dikembalikan.

b) Dropshot

Dropshort adalah jenis pukulan yang mirip dengan melakukan smash akan tetapi dilakukan dengan pelan agar kok (shuttlecock) dapat jatuh di sekitar net. Pukulan ini sering dilakukan oleh pemain bulu tangkis untuk mengecoh lawan.

c) Netting

Netting adalah jenis pukulan yang dilakukan di dekat net yang di pukul dengan sentuhan halus dan keakuratan yang tinggi. Pukulan ini akan membuat pemain lawan kesulitan dalam mengembalikan kok (shuttlecock).

d) Lob

Lob adalah jenis pukulan yang dilakukan untuk melambungkan kok setinggi mungkin dan mengarah jauh di belakang garis lapangan lawan. Pukulan ini akan membuat lawan kewalahan yang sehingga cepat lelah.

e) Drive

Drive adalah jenis pukulan yang dilakukan dengan menerbangkan kok (shuttlecock) secara mendatar.

Kesimpulan

Demikianlah pembahasan kali ini mengenai bulu tangkis mulai dari pengertian, sejarah, peraturan dan teknik dasar dalam bermain bulu tangkis. Semoga bermanfaat.

Terima kasih..

Leave a Comment