Permainan Bola Voli

Bola voli merupakan salah satu cabang olahraga terfavorit di Indonesia. Bebagai penghargaan dan kemenangan pun sudah dirai oleh para atlet Indonesia di berbagai kejuaraan dunia dalam permainan bola voli.

Disini kami akan membahas dari pengertian, sejarah, teknik dan peraturan dalam permainan bola voli.

Pengertian Bola Voli

Bola voli adalah suatu olahraga yang dimainkan oleh dua tim saling berlawanan, dimana dalam satu tim terdiri dari 6 pemain.

Tujuan permainan ini adalah memukul bola hingga melewati net agar dapat jatuh ke area permainan lawan dan mencegah lawan melakukan penyerangan yang sama terhadap tim.

Olahraga bola voli dalam tingkat Internasional dinaungi oleh FIVB (Federation Internationale de Volleyball), sedangkan di Indonesia dinaungi oleh PBVSI (Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia).

Sejarah Permainan Bola Voli

William George Morgan, Pencipta Bola Voli

William B. Morgan adalah pencipta dari permainan bola voli pada tahun 1985 di Holyoke, Amerika Serikat. William. Morgan adalah seorang pembina pendidikan jasmani pada Young Men Christain Association (YMCA).

Dengan perkembangan bola voli yang sangat pesat maka YMCA mulai mengadakan kejuaran boli secara nasional sehingga permainan ini mulai dikenal di seluruh dunia. Pada tahun 1974 di Polandia, pertama kali pertandingan bola voli diikuti oleh peserta yang cukup banyak.

Pada tahun 1984 berdiri Federasi Bola Voli Internasional atau yang sering disebut International Voli Ball Federation (IVBF) dengan anggota 15 negara yang berada di Paris.

1. Perkembangan Bola Voli di Dunia

Pada mulanya Morgan menamai permainan bola voli dengan sebutan ‘minnonete‘. Teman Morgan, Dr. Halsted Springfield menyarankan agar Morgan mengganti nama dari ‘minnonet’ menjadi ‘volleyball‘. Sejak saat itulah permainan bola voli terus mengalami perkembangan.

Lembaga pendidikan YMCA sebagai tempat Morgan bekerja juga mulai mengadakan pertandingan bola voli. Kejuaran bola voli secara nasional pun pertama kali dilakukan pada tahun 1922.

Pada tahun 1929, organisasi nasional yang menaungi permainan bola voli didirikan dan diketuai oleh George J. Fisher. Permainan bola voli mulai dikenal di berbagai negara seperti Rumania, Uni Soviet, Pakistan dan Jepang.

Pada tahun 1961, organisasi bola voli yang berada di Pakistan juga mengadakan kompetisi bola voli dengan nama ‘Morgan Cup Tournament. Kompetisi ini dibuat sebagai bentuk penghargaan kepada Wiliam Morgan sebagai pencipta permainan bola voli.

Pada tahun 1928, permainan bola voli mulai dikenal di negara Indonesia melalui serdadu Hindia Belanda. Lalu, pada 22 Januari 1955 lahirlah organisasi pertama yang menaungi olahraga voli di Indonesia yaitu PBVSI (Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia).

2. Perkembangan Bola Voli di Indonesia

Sejarah permainan bola voli di Indonesia dimulai pada saat penjajahan bersamaan dengan masuknya jalur perdangan dan kolonialisme tahun 1928 oleh Belanda. Perkembangan bola Voli di Indonesia bisa dibilang sangat cepat. Hal ini dapat dibuktikan dari diadakannya Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-2 pada tahun 1952 di Jakarta.

Sampai saat ini permainan bola voli menjadi salah satu cabang olahraga resmi yang sering dipertandingkan di berbagai wilayah di Indonesia.

Pada 22 Januari 1955, didirikan Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) yang diketuai oleh W. J. Latumen. Setelah dibentuknya induk organisasi bola voli ini, maka pada tanggal 28-30 Mei 1955 diadakan kongres dan kejuaraan nasional yang pertama di Jakarta.

Teknik Dasar Permainan Bola Voli

Berikut penjelasan masing-masing mengenai teknik dasar permainan bola voli

1. Passing

Ilustrasi teknik passing bawah

Passing adalah suatu teknik memberikan umpan bola kepada teman dalam satu tim atau mengarahkan bola langsung ke area tim lawan.

Teknik ini bertujuan untuk menerima, menahan dan mengendalikan bola service dari lawan. Dalam permainan bola voli diperlukan passing yang akurat agar dapat didapatkan suatu kerja sama yang baik untuk memenangkan suatu pertandingan.

Teknik passing dibagi menjadi dua macam, yaitu:

a. Passing Bawah, yaitu passing yang dilakukan oleh suatu pemain ketika menerima bola dari lawan dan posisi bola tersebut lebih rendah dari posisi kepala pemain. Teknik passing bawah biasanya digunakan pada saat menerima servis dari lawan.

b. Passing Atas, yaitu passing yang dilakukan oleh suatu pemain ketika menerima bola dari lawan dan posisi bola tersebut berada di atas kepala pemain. Teknik passing atas biasanya digunakan untuk memberikan umpan bola kepada teman dalam satu tim.

2. Servis (Service)

Ilustrasi teknik servis atas

Teknik servis (service) adalah suatu teknik pukulan awal yang dilakukan dari luar garis belakang lapangan permainan hingga melambung ke atas net untuk memulai suatu permainan.

Teknik servis ini dilakukan oleh pemain pada saat awal permainan, ketika terjadi penambahan point dan terjadi suatu pelanggaran dalam permainan voli.

Teknik servis memiliki 4 macam, yaitu:

a. Servis Atas, yaitu servis yang dilakukan dengan cara melambungkan bola secukupnya dan memukul bola pada saat berada di atas kepala dengan menggunakan telapak tangan dan jari-jari tangan yang rapat.

b. Servis Bawah, yaitu servis yang dilakukan dengan melambungkan bola secukupnya dan dipukul dari arah bawah dengan tangan mengepal.

c. Servis Menyamping, yaitu servis yang dilakukan dengan cara melambungkan bola secukupnya dan memukul bola dengan tangan sedikit menggenggam dengan posisi badan yang berdiri menyamping dengan net.

d. Servis Melompat, yaitu servis yang dilakukan dengan cara melambungkan bola ke arah atas depan, kemudian melompat sambil memukul bola pada saat bola berada di atas kepala.

3. Smash

Ilustrasi teknik smash

Smash adalah suatu teknik serangan memukul bola dengan melompat dan kekuatan yang besar ke area tim lawan.

Smash menurut set-up atau umpannya dibagi menjadi 4 macam, yaitu:

a. Open Smash, open smash dilakukan ketika pengumpan melepaskan bola umpan, lalu pemukul akan melakukan gerakan awal dan memukul bola pada saat berada di puncak loncatan.

b. Semi Smash, semi smash dilakukan dengan cara berjalan perlahan menjutu arah jatuhnya bola. Ketika bola berada di ketinggian sekitar 1 meter diatas net, maka pemain secepatnya mengambil loncatan dan memukul bola.

c. Quick Smash, quick smash dilakukan pada saat berada sekitar 1 jangkauan lengan dengan bola, pemukul mengambil loncatan dengan tangan siap melakukan pukulan. Pengumpan memberikan bola tepat di depan pemukul, lalu dilakukan pukulan secepatnya.

d. Push Smash, pull smash dilakukan dengan cara melakukan gerawan awalan dengan arah paralel pada net ketika ketinggian bola sudah dirasa pas, maka pemukul segera melompat dan melakukan pukulan bola secara keras.

4. Blocking

Ilustrasi teknik blocking

Blocking adalah suatu teknik bertahan untuk membendung serangan yang dilakukan lawan agar bola tidak dapat melewati net.

Teknik blocking ini dilakukan oleh pemain yang berada di posisi depan garis serang dan biasanya dilakukan oleh pemain yang memiliki postur tubuh yang tinggi.

Peraturan Bola Voli

Sama halnya dengan permainan yang lain, bola voli memiliki sebuah organisasi yang dijadikan tolok ukur sebagai standar pada saat pengambilan keputusan.

Induk organisasi Internasional dari olahraga bola voli adalah FIVB (Federatio Internationale De Voleyball), sedangkan di Indonesia dinaungi oleh PBVSI (Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia).

Berikut ini adalah beberapa peraturan permainan bola voli yang harus kamu ketahui.

1. Ukuran Lapangan Voli

Bentuk dan Ukuran Lapangan Bola Voli
Ilustrasi Ukuran Lapangan Bola Voli

Lapangan bola voli berbentuk persegi panjang dengan ukuran panjang 18 meter dan lebar 9 meter. Pada tengah lapangan terdapat sebuah net yang melintang yang membagi dua area permainan tim.

Tinggi net untuk voli putra adalah 2,43 meter, sedangkan tinggi net untuk voli putri adalah 2,24 meter. Lebar net pada permainan bola voli adalah 1 meter, panjang net adalah 9 meter dan jarak tiang net dengan garis tepi lapangan adalah  0,5 – 1 meter.

2. Standar Bola Voli yang Digunakan

Peraturan Bola Voli
Ilustrasi Standar Bola Voli

Dalam olahraga voli memiliki kriteria standar bola yang harus dipenuhi, diantaranya:

  • Bola terbuat dari bahan kulit lunak atau bahan lain yang sejenis.
  • Bola berbentuk bulat sempurna dengan diameter 18 – 20 centimeter.
  • Warna bola harus terang.

3. Jumlah Pemain Setiap Tim

Ilustrasi Tim Bola Voli Putri

Setiap tim bola voli terdiri dari 6 pemain inti dan 4 pemain cadangan. Pada permainan bola voli terdapat 4 peran penting dalam sebuah tim, yaitu tosser (atau setter), spiker (smasher), libero, dan juga defender (bertahan).

  • Tosser atau setter adalah pemain yang bertugas memberikan umpan kepada rekannya dan mengatur ritme dan tempo permainan.
  • Spiker atau smasher adalah pemain yang bertugas melakukan pukulan kuat agar bola bisa jatuh di area tim lawan sehingga mendapatkan poin
  • Libero adalah adalah pemain yang bebas keluar masuk dalam pertandingan voli, namun tidak diperbolehkan melakukan smash.
  • Defender adalah pemain yang bertugas untuk menahan dan menerima serangan dari lawan agar lawan tidak mendapatkan poin.

4. Penghitungan Skor

Permainan bola voli dapat berlangsung sebanyak 2 hingga 3 babak. Apabila ada tim yang langsung memenangkan dua babak secara beruntun, maka pertandingan cukup dilakukan sebanyak dua kali.

Olahraga ini menggunakan sistem rally point dengan jumlah 25 poin. Artinya, setiap tim yang mendapatkan skor sebanyak 25 poin terlebih dahulu maka dinyatakan menang pada babak tersebut.

Ketika pada saat pertandingan voli terjadi skor seri 24-24 (istilah: yus), maka pertandingan dilanjutkan terus hingga salah satu tim unggul dengan selisih dua poin.

5. Pelanggaran dan Kesalahan dalam Permainan Bola Voli

Macam-macam pelanggaran yang terdapat dalam permainan bola voli.

  • Salah satu tim menyentuh bola lebih dari 3 kali.
  • Pemain menyentuh bola sebanyak 2 kali secara berturut-turut.
  • Pemain melewati garis tengah lapangan ketika permainan sedang berlangsung.
  • Pemain secara sengaja atau tidak sengaja menyentuh jaring net dengan tangan.
  • Berbicara kasar maupun mengumpat, baik kepada tim lawan, wasit maupun pembantu wasit.
  • Pada saat melakukan blocking kedua tangan atau salah satu tangan terlalu masuk ke area lawan.

Demikianlah pembahasan mengenai permainan bola voli mulai dari pengertian, sejarah, peraturan, hingga teknik dasar bola voli. Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan kamu.

Terima kasih.

Leave a Comment