Perbedaan Pertumbuhan dan Perkembangan

Pernahkah kalian memperhatikan foto saat masih bayi? Kemudian bandingkan dengan kondisi tubuh kalian saat ini. Apa yang membedakan dari kondisi keduanya? Kira-kira tubuh kalian mengalami pertumbuhan atau perkembangan ya?

Seperti iklan “tumbuh itu ke atas, bukan ke samping”.

Benar gak sih kalau pertumbuhan itu harus selalu ke atas?

Nah, agar kalian lebih paham, yuk kita belajar materi pertumbuhan dan perkembangan berikut ini.

Pengertian Pertumbuhan dan Perkembangan

1. Pertumbuhan

Perhatikan tubuhmu, samakah tinggi dan massa tubuhmu sekarang dengan tinggi dan massa tubuhmu waktu masih kecil?

Tentu saja tidak sama..

Tinggi dan massa tubuhmu akan bertambah seiring pertambahan usia. Proses inilah yang disebut dengan tumbuh.

Pertumbuhan adalah perubahan yang terjadi pada makhluk hidup yang meliputi proses perubahan yang menyangkut masalah ukuran dan volume, seperti perubahan tinggi, besar, lebar, panjang dan lain-lain yang dapat diukur dengan nilai yang bersifat kuantitatif, serta bersifat irreversible (tidak dapat kembali ke asal).

Contoh pertumbuhan pada makhluk hidup, yaitu

  • Pada manusia, adanya pertambahan tinggi badan, berat badan, lingkar pada kepala, lingkar pinggang, dan sebagainya
  • Pada hewan, adanya pertambahan ukuran badan, jumlah bulu/rambut, panjang badan, dan sebagainya.
  • Pada tumbuhan, adanya pertambahan tinggi batang, pertambahan panjang akar,pertambahan lebar daun, dan sebagainya

2. Perkembangan

Perkembangan adalah proses untuk mencapai kematangan fungsi organisme (menuju kedewasaan yang dipengaruhi oleh hormon, nutrisi dan lingkungan) bersifat kualitatif. Perkembangan tidak dapat diukur namun dapat dinyatakan dengan perubahan bentuk dan tingkat kedewasaan.

Perkembangan tidak dibatasi usia karena pada usia tua manusia tetap bisa mempelajari bahasa baru yang juga termasuk ke dalam bentuk perkembangan. Nampak pada bayi yang mulai bisa tengkurap, merangkak, hingga berjalan.

Perbedaan Pertumbuhan dan Perkembangan

Setiap makhluk hidup pasti mengalami masa kecil, karena hidup adalah sebuah proses. Dimana semua makhluk hidup pasti tumbuh dan berkembang.

Pertumbuhan tidak dapat ditahan, apa pun tindakan makhluk hidup untuk mencegahnya selama makhluk hidup itu masih hidup ia akan tetap tumbuh.

Berbeda dengan perkembangan, tidak semua makhluk hidup mengalami perkembangan yang sempurna.

Berikut ini tabel perbedaan antara pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup

PertumbuhanPerkembangan
Bersifat kuantitatifBersifat kualitatif
Terlihat dari keadaan fisikTerlihat dari sifat dan kemampuan
Memiliki batasan usiaTidak terbatas oleh usia
Dialami di masa awalDialami di setiap fase kehidupan
Bersifat irreversible (tidak dapat balik)Bersifat reversible (bisa balik)
Dipengaruhi pembelahan sel tubuhDipengaruhi oleh pengalaman
Contoh Pertumbuhan

  • Berat badan bayi yang awalnya 3 kg menjadi 5 kg
  • Tinggi tanaman sawi awalnya 2 cm menjadi 15 cm
Contoh Perkembangan

  • Pematangan hormon-hormon dalam tubuh
  • Perkembangan siswa yang awalnya hanya mengenal huruf sampai bisa membaca
  • Ketika bayi baru lahir, ia belum bisa berbicara, kemudian secara perlahan‐lahan bisa mengucapkan kata‐kata sampai akhirnya lancar berbicara

Dari tabel di atas, dapat kita simpulkan beberapa prinsip perbedaan antara pertumbuhan dan perkembangan yang akan dijelaskan berikut ini.

Prinsip pertumbuhan yaitu sebagai berikut.

  • Proses bertambahnya tinggi, berat, dan ukuran dari suatu makhluk hidup.
  • Semua proses tersebut bisa diukur denganmenggunakan alat ukur serta dapat dituliskan dengan angka.
  • Pertumbuhan pada tubuh manusia, biasanya dibatasi usia.
  • Pertumbuhan bisa dilihat dengan memperhatikan bentuk fisik dari makhluk hidup tersebut.
  • Contoh pertumbuhan bisa dilihat seorang bayi yang tadinya berbadan kecil, kemudian seiring berjalannya waktu, bayi tersebut tumbuh menjadi besar.

Prinsip perkembangan yaitu sebagai berikut.

  • Perkembangan mengacu pada aspek-aspek yang bersifat psikis (kualitatif). Misalnya, perkembangan bayi dari mulai terungkap, merangkak hingga berjalan.
  • Perkembangan melibatkan perubahan
  • Perkembangan berlangsung seumur hidup
  • Merupakan hasil proses kematangan dan belajar
  • Setiap individu memiliki kecepatan dan kualitas perkembangan yang berbeda
  • Pola perkembangan memiliki karakteristik tertentu
  • Perkembangan berlangsung dari kemampuan bersifat umum ke khusus
  • Terdapat perbedaan individu dalam perkembangan
  • Setiap perkembangan memiliki risiko

Faktor Pertumbuhan dan Perkembangan

Pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup merupakan hasil interaksi antara faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal dan faktor eksternal yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup adalah gen, nutrisi, hormon, dan lingkungan.

1. Gen

Gen adalah faktor pembawa sifat menurun yang terdapat di dalam sel makhluk hidup. Gen berpengaruh pada setiap struktur makhluk hidup dan juga perkembangannya, walaupun gen bukan satu-satunya faktor yang mempengaruhinya.

Artinya, sifat-sifat yang tampak pada makhluk hidup seperti bentuk tubuh, tinggi tubuh, warna mata, warna bulu pada hewan, warna bunga, penambahan ukuran, dan sebagainya dipengaruhi oleh gen yang dimilikinya. Masing-masing jenis (spesies), bahkan masing-masing individu memiliki gen untuk sifat tertentu.

2. Nutrisi

Nutrisi / makanan berperan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup. Fungsi nutrisi di antaranya adalah sebagai bahan pembangun tubuh makhluk hidup. Sampai batas usia tertentu manusia akan mengalami pertumbuhan, yaitu bertambah tinggi dan besar.

Hal ini dapat terjadi karena setiap hari manusia makan makanan yang cukup bergizi. Nutrisi bagi manusia dapat berupa protein, karbohidrat, lemak, vitamin dan mineral.

Protein merupakan bahan pembangun sel-sel tubuh. Oleh karena itu dalam masa pertumbuhan harus mendapatkan protein yang cukup.

3. Hormon

Hormon merupakan senyawa organik (zat kimia) pada manusia dan sebagian hewan. Hormon dihasilkan oleh kelenjar endokrin.

Kelenjar endokrin merupakan kelenjar buntu, artinya kelenjar itu tidak memiliki saluran. Hasil sekresi kelenjar endokrin (hormon) langsung masuk ke pembuluh darah.

Hormon diedarkan ke seluruh tubuh oleh darah. Hormon mempengaruhi reproduksi, metabolisme, serta pertumbuhan dan perkembangan pada manusia dan sebagian hewan. Pada manusia, hormon pertumbuhan (Growth Hormone/GH) mempengaruhi kecepatan pertumbuhan seseorang.

Seseorang yang kelebihan hormon akan mengalami pertumbuhan yang luar biasa/gigantisme. Sebaliknya, jika seseorang kekurangan hormon pertumbuhan maka dapat mengakibatkan kekerdilan.

Hormon tiroksin yang dihasilkan oleh kelenjar gondok (kelenjar tiroid) mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan manusia.

Bila pada masa kanak-kanak kekurangan hormon tiroksin mengakibatkan kretinisme. Kretinisme yaitu pertumbuhan yang lambat dan mental yang terbelakang, sehingga perkembangannya juga terhambat.

4. Lingkungan

Faktor ini yang memberi pengaruh cukup besar terhadap pembentukan karakter adalah lingkungan di mana seorang tumbuh dan di besarkan, norma dalam keluarga, kelompok sosial, pengaruh-pengaruh lain seseorang manusia dapat alami.

Faktor lingkungan ini mempunyai peranan penting dalam membentuk kepribadian seseorang dan lingkungan ini sangat berpengaruh bagi kehidupan seseorang.

Nah, setelah mempelajari materi pertumbuhan dan perkembangan tersebut kalian sudah bisa menjawab kan terkait iklan “tumbuh itu ke atas, bukan ke samping”?

Jadi, pertumbuhan itu tidak hanya ke atas dengan adanya perubahan tinggi makhluk hidup. Awalnya 20 cm menjadi 45 cm.

Pertumbuhan juga bisa ke arah samping dengan bertambahnya volume massa makhluk hidup tersebut. Misalnya pada tanaman, pertumbuhan ke samping ditandai dengan bertambahnya diameter batang.

Sedangkan pertumbuhan ke samping pada manusia dan hewan ditandai dengan bertambahnya massa tubuh, yang awalnya 40 kg menjadi 50 kg.

Leave a Comment