Pengertian Verba Pewarta dan Contohnya

Pada pembelajaran bahasa Indonesia, sering kita menjumpai beragam jenis verba.

Salah satunya adalah verba pewarta.

Berbeda dengan verba transitif, verba intransitif, verba material, dan verba tingkah laku yang sudah kita ketahui. Jenis verba pewarta memang agak asing di telinga kita.

Namun sebenarnya kita sering menemukan verba pewarta atau menggunakan jenis verba tersebut.

Singkatnya, verba atau kata kerja merupakan kata yang menyatakan makna perbuatan, pekerjaan, tindakan, proses, atau keadaan.

Verba biasanya menempati fungsi predikat dalam kalimat.

 Pengertian Verba Pewarta

Verba pewarta adalah kata kerja yang digunakan untuk mengindikasikan suatu percakapan. Verba pewarta menjadi salah satu ciri kaidah kebahasaan pada teks berita, hal ini dikarenakan pada teks berita terdapat keterangan, verba pewarta, dan verba transitif sebagai ciri kaidah kebahasaan lainnya.

Verba pewarta memiliki ciri yang berbeda dengan jenis verba yang lainnya.

Ciri khas dari verba pewarta di antaranya:

  • Verba pewarta digunakan untuk mengindikasikan suatu percakapan.
  • Verba pewarta merupakan salah satu ciri kebahasaan dari teks berita.
  • Verba pewarta memiliki sifat memberi tahu kepada orang lain atau masyarakat luas.
  • Contoh verba pewarta adalah kata yang memiliki sifat mewartakan.

Contoh kata tersebut di antaranya mengatakan, memaparkan, menjelaskan, memberitakan, menuturkan, menyampaikan, mengungkapkan, menyatakan dan sebagainya.

Contoh Verba Pewarta

Agar lebih mudah dalam memahami kata kerja pewarta, di bawah ini beberapa contoh penggunaan kata kerja pewarta dalam kalimat.

1. Kata Mengatakan

Kalimat: Pemenang Nobel dan ahli biofisika Michael Levitt mengatakan bahwa peningkatan jumlah kematian terkait kasus covid-19 akan terus berkurang dari hari ke hari.

2. Kata Memaparkan

Kalimat: William B. Grant, seorang peneliti dari Pusat Penelitian Kesehatan di California memaparkan bahwa sinar UVA memiliki peran penting dalam meningkatkan risiko melanoma alias kanker kulit dibandingan dengan UVB.

3. Kata Menjelaskan

Kalimat: Penata Rambut Diane Stevens menjelaskan bahwa mengonsumsi makanan yang kaya vitamin A, B, dan C dapat membantu memastikan kulit kepala tetap sehat. Nutrisi ini sangat penting untuk sistem peredaran darah dan pertumbuhan sel, serta mendukung sistem kekebalan tubuh yang membantu melawan ketombe.

4. Kata Memberitakan

Kalimat: PT PLN (Persero) memberitakan bahwa tagihan listrik bulan April akan dihitung dari pemakaian rata-rata 3 bulan terakhir. Kebijakan ini dilakukan sebagai upaya mencegah penyebaran wabah virus corona, sehingga pencatatan dan pemeriksaan stand meter pelanggan ditangguhkan sementara waktu.

5. Kata Menuturkan

Kalimat: Tim pelatih Madura United menuturkan bahwa ia tidak khawatir membiarkan para pemainnya berlatih secara mandiri tanpa pengawasan. Tim pelatih hanya memberikan satu tugas selama masa libur sebelum kegiatan tim dihentikan sementara.

6. Kata Menyampaikan

Kalimat: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto menyampaikan bahwa pendaftaran Kartu Pra Kerja dibuka pada bulan April 2020. Pada tahap awal akan dilakukakn untuk sosialisasi ke masyarakat.

7. Kata Mengungkapkan

Kalimat: Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona, mengungkapkan bahwa hingga saat ini total jumlah pasien Covid-19 di Indonesia mencapai 790 kasus.

8. Kata Menyatakan

Kalimat: Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiwo menyatakan kondisi tukar rupiah mulai menguat dan stabil sejak Selasa (24/03/2020) lalu. Pelemahan rupiah saat ini berbeda eskalasinya dibandingkan tahun 1998.

Demikian pembahasan terkait verba pewarta beserta contohnya. Semoga kalian bisa memahami materi tersebut dengan mudah dan menambah ilmu pengetahuan tentang bahasa.

Leave a Comment