NOVEL: Unsur Intrinsik dan Ekstrinsik (Singkat)

Novel merupakan salah satu jenis karya sastra. Banyak hal menarik yang dapat diperoleh dengan membaca sebuah novel.

Hal-hal menarik tersebut secara tidak langsung juga dapat memengaruhi kehidupan pembaca.

Pengertian Novel

Novel adalah salah satu jenis karya sastra berbentuk prosa yang mengisahkan problematika kehidupan seseorang atau beberapa orang.

Novel itu sendiri berasal dari bahasa Italia, yaitu novella yang berarti sebuah barang baru yang kecil.

Novel menceritakan kehidupan para tokoh hingga terjadinya konflik yang dapat menyebabkan perubahan kehidupan para tokoh tersebut.

Ciri-ciri Novel

Novel lebih panjang daripada cerpen. Novel memiliki ciri-ciri yang berbeda dengan karya sastra lainnya.

Di bawah ini uraian dari ciri-ciri novel.

  • Tema novel bersifat kompleks, yang ditandai dengan adanya tema-tema bawahan.
  • Memiliki tokoh yang banyak dengan karakter yang beragam.
  • Perwatakan atau penokohan disampaikan lebih mendalam atau detail.
  • Memiliki alur yang rumit dan panjang yang ditandai dengan perubahan nasib pada diri tokoh.
  • Beberapa peristiwa yang terjadi memengaruhi jalan cerita.
  • Latar yang meliputi wilayah geografi yang luas dan dalam waktu yang lebih lama.

Unsur Intrinsik Novel

Unsur intrinsik merupakan unsur-unsur yang menyusun/membentuk dari dalam sebuah cerita.

Unsur intrinsik meliputi:

  • Tema
  • Alur
  • penokohan
  • Amanat
  • Latar
  • Gaya bahasa
  • dan sudut pandang.

Untuk lebih jelasnya perhatikan urian dari unsur intrinsik berikut.

1. Tema

Tema adalah inti atau pokok yang menjadi dasar pembangunan sebuah novel.

Tema novel dapat berupa persoalan kemanusiaan, kekuasaan, kasih sayang, kecemburuan, persahabatan, petualangan, dan sebagainya.

Tema umumnya diungkapkan tersirat dan dapat diketahui setelah membaca novel tersebut secara keseluruhan.

2. Alur

Alur merupakan rangkaian peristiwa dalam novel.

Alur memiliki pola pengembangan yang terbentuk oleh hubungan sebab akibat.

Alur novel memiliki jalan yang panjang karena tema cerita yang dikisahkan lebih kompleks.

3. Penokohan

Penokohan adalah penyajian watak tokoh dan penciptaan citra tokoh dalam karya sastra.

Cara penggambaran watak tokoh ada dua macam.

Penggambaran secara langsung (analitik) yaitu penulis menyebutkan langsung karakter tokoh dan penggambaran secara tidak langsung (dramatik) yaitu melalui gambaran fisik , dialog, lingkungan, dan lain sebagainya.

4. Amanat

Amanat adalah ajaran moral atau pesan yang hendak disampaikan pengarang terhadap pembaca melalui karyanya.

Amanat disampaikan secara tersirat oleh pengarang dalam isi cerita.

Oleh karena itu, untuk menemukan amanat harus membaca keseluruhannya.

5. Latar

Latar atau setting adalah unsur dalam suatu cerita yang menunjukkan kapan, di mana, dan bagaimana peristiwa-peristiwa dalam cerita berlangsung.

Latar meliputi tempat, waktu, dan suasana. Latar bisa bersifat faktual atau imajinasi pengarang.

Gaya bahasa

Penggunaan gaya bahasa dalam sebuah cerita dapat berfungsi untuk menciptakan nada atau suasana persuasif.

Gaya bahasa juga dapat merumuskan dialog yang mampu memperlihatkan hubungan dan interaksi antartokoh.

Sudut pandang

Sudut pandang (point of view) merupakan posisi pengarang dalam cerita. Posisi pengarang ini terdiri atas dua macam.

Pertama, berperan langsung sebagai orang pertama sebagai tokoh yang terlibat dalam cerita. Kedua, orang ketiga yang berperan sebagai pengamat.

Unsur Ekstrinsik Novel

Terciptanya novel sering kali dipengaruhi oleh peristiwa tertentu atau kondisi sosial budaya ketika novel itu dibuat. Jika diperhatikan, tidak sedikit novel yang dipengaruhi peristiwa-peristiwa tertentu.

Atau kondisi politik, suasana alam sekitar, atau sosok tertentu yang memiliki pengaruh.

Unsur ekstrinsik dalam novel dapat disimpulkan sebagai berikut:

  1. Latar belakang penulis
  2. Pendidikan penulis
  3. Pengalaman penulis

Pengaruh tersebut mungkin muncul pada tema, konflik, karakter tokoh, ataupun unsur-unsur lainnya. Hal tersebut dikatakan sebagai unsur ekstrinsik. Sebuah unsur yang membentuk novel dari luar novel itu sendiri.

Perbedaan Spermatogenesis dan Oogenesis

Perkembangan teknologi pada abad 21 ini sudah semakin terbarukan tiap waktunya. Tak terkecuali teknologi dibidang biologi.

Salah satunya yaitu bayi tabung.

Kalian sudah pernah dengarkan istilah bayi tabung?

Mungkin yang ada di benak kalian, bayi yang dihasilkan di dalam tabung bukan di dalam rahim ibu. Hehe.

Pembahasan kali ini bukan terkait penjelasan tentang proses bayi tabung.

Melainkan apa saja komponen utama pembentukan manusia.

Sebelum manusia terlahir utuh dalam bentuk bayi, awalnya dari mana ya asalnya?

Nah berikut ini akan dijelaskan terkait spermatogenesis dan oogenesis agar kalian lebih paham dari mana awalnya kita berasal.

Selamat belajar..

Pengertian Spermatogenesis dan Oogenesis

1. Spermatogeneisis

Proses Spermatogenesis

Gametogenesis adalah proses pembuatan gamet, pada jantan disebut dengan spermatogenesis dan pada betina disebut oogenesis.

Sel gamet terdiri dari gamet jantan (spermatozoa) yang dihasilkan di testis dan gamet betina (ovum) yang dihasilkan di ovarium.

Spermatogenesis merupakan proses pembentukan sel kelamin jantan (spermatozoa).  Sperma dibentuk di dalam testis, kemudian keluar menuju epididimis untuk mengalami pematangan. Kemudian bergerak menuju vas deferens dan tersimpan selama beberapa waktu.

Sebelum sperma ke luar tubuh melalui uretra, sperma mendapat cairan semen dari vesika seminalis, kelenjar prostate dan kelenjar cowper.

Sel spermatozoa, disingkat sperma yang bersifat haploid (n) dibentuk di dalam testis melewati sebuah proses kompleks.

Spermatogenesis mencakup pematangan sel epitel germinal dengan melalui proses pembelahan dan diferensiasi sel. Pematangan sel terjadi di tubulus seminiferus yang kemudian disimpan dalam epididimis.

Tubulus seminiferus terdiri dari sejumlah besar sel germinal yang disebut spermatogonia (jamak).

Spermatogonia terletak di dua sampai tiga lapis luar sel-sel epitel tubulus seminiferus. Spermatogonia berdiferensiasi melalui tahap-tahap perkembangan tertentu untuk membentuk sperma.

Tahapan proses spermatogenesis dijelaskan sebagai berikut.

  1. Spermatositogenesis (spermatocytogenesis) adalah tahap awal dari spermatogenesis yaitu peristiwa pembelahan spermatogonium menjadi spermatosit primer (mitosis). Spermatosit melanjutkan pembelahan secara meiosis menjadi spermatosit sekunder dan spermatid.
  2. Spermiogenesis (spermiogenesis) adalah peristiwa perubahan spermatid menjadi sperma yang dewasa. Spermiogenesis terjadi di dalam epididimis dan membutuhkan waktu selama dua hari.
  3. Spermiasi (Spermiation) adalah peristiwa pelepasan sperma matur dari sel sertoli ke lumen tubulus seminiferus selanjutnya ke epididimidis. Sperma belum memiliki kemampuan bergerak sendiri (non-motil).

Sperma non motil ini ditranspor dalam cairan testicular hasil sekresi sel Sertoli dan bergerak menuju epididimis karena kontraksi otot peritubuler.

Sperma baru mampu bergerak dalam saluran epidimis namun pergerakan sperma dalam saluran reproduksi pria bukan karena motilitas sperma sendiri melainkan karena kontraksi peristaltik otot saluran.

2. Oogenesis

Proses Oogenesis

Oogenesis adalah proses pembentukan sel telur (ovum) di dalam ovarium. Oogenesis dimulai dengan pembentukan bakal sel-sel telur yang disebut oogonia (tunggal: oogonium).

Pembentukan sel telur pada manusia dimulai sejak di dalam kandungan, yaitu di dalam ovari fetus perempuan.

Pada akhir bulan ketiga usia fetus, semua oogonia yang bersifat diploid telah selesai dibentuk dan siap memasuki tahap pembelahan.

Semula oogonia membelah secara mitosis menghasilkan oosit primer.

Pada perkembangan fetus selanjutnya, semua oosit primer membelah secara miosis, tetapi hanya sampai fase profase.

Pembelahan miosis tersebut berhenti hingga bayi perempuan dilahirkan, ovariumnya mampu menghasilkan sekitar dua juta oosit primer mengalami kematian setiap hari sampai masa pubertas.

Memasuki masa pubertas, oosit melanjutkan pembelahan miosis I.

Hasil pembelahan tersebut berupa dua sel haploid, satu sel yang besar disebut oosit sekunder dan satu sel berukuran lebih kecil disebut badan kutub primer.

Pada tahap selanjutnya, oosit sekunder dan badan kutub primer akan mengalami pembelahan miosis II.

Pada saat itu, oosit sekunder akan membelah menjadi dua sel, yaitu satu sel berukuran normal disebut ootid dan satu lagi berukuran lebih kecil disebut badan polar sekunder.

Badan kutub tersebut bergabung dengan dua badan kutub sekunder lainnya yang berasal dari pembelahan badan kutub primer sehingga diperoleh tiga badan kutub sekunder.

Ootid mengalami perkembangan lebih lanjut menjadi ovum matang, sedangkan ketiga badan kutub mengalami degenerasi (hancur).

Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pada oogenesis hanya menghasilkan satu ovum.

Perbedaan Pertumbuhan Primer dan Sekunder

Yuk kita simak penjabaran perbedaan antara spermatogenesis dan oogenesis yang disajikan dalam bentuk tabel berikut ini.

SpermatogenesisOogenesis
Pembelahan meiosisnya terjadi secara secara simetrisPembelahan meiosisnya terjadi secara secara asimetris
Spermatogenesis terjadi tanpa henti dan terjadi pada tubulus seminiferus yang berada di dalam testisOogenesisnya mempunyai periode istirahat yang panjang, oogenesis terjadi di folikel ovarium
Menghasilkan 4 sel sperma fungsionalMenghasilkan satu sel telur fungsional dan 2 sel polosit
Sel-sel sperma terus berkembang dan membelah sepanjang hidup laki-laki, sehingga jumlahnya akan selalu bertambahOvariumnya mengandung semua sel yang akan berkembang menjadi sel telur, sehingga jumlahnya akan selalu berkurang

Berikut ini akan dijelaskan lebih rinci terkait penjabaran keterangan masing-masing tabel.

1. Keterangan Tabel nomor 1

  • Simetris artinya ukuran oosit yang dihasilkan sama
  • Asimetris artinya ukuran oosit yang dihasilkan berbeda, ada yang berukuran besar dan ada yang berukuran kecil

2. Keterangan tabel nomor 2

Saat perempuan masih berada di dalam kandungan, tepatnya pada bulan kelima, sel germinativum di ovarium bayi akan membelah secara mitosis menjadi sel-sel oogonium.

Pada masa janin tersebut terdapat sekitar satu juta oogonium di dua ovariumnya.

Dan saat bayi perempuan tersebut lahir, oogonium menjadi empat ratus ribu dan akan berkurang lagi saat dia mengalami menstruasi pertamanya (menjadi empat ratus).

Salah satu dari empat ratus ribu oogonium di dalam janin akan mengalami masa tumbuh dan berkembang menjadi oosit primer.

Oosit primer ini kemudian mengalami dorman (fase istirahat) beberapa tahun hingga anak perempuan tersebut mengalami pubertas.

Seperti halnya pada wanita, sejak bayi laki-laki masih berada dalam kandungan ibunya, tepatnya pada usia kelima bulan, janin telah memiliki sejumlah bakal sel kelamin (primordial germ cell).

Hanya saja pada lelaki bakal sel kelamin tersebut tidak mengalami degenerasi sehingga jumlahnya pun tetap saat dilahirkan.

Ketika terjadi pembelahan meiosis 1 pada spermatogenesis, dihasilkan dua spermatosit sekunder.

Spermatosit sekunder yang satu akan berperan dalam spermatogenesis, sedangkan spermatosit sekunder yang satunya lagi akan bertindak sebagai induk sperma yang nantinya akan mnghasilkan bakal sel kelamin lagi.

Hal ini menyebabkan spermatogensis terjadi terus menerus tanpa fase istirahat.

3. Keterangan tabel nomor 3

Pembelahan pada meosis I pada oogenesis, terjadi secara asimetris (menghasilkan oosit berukuran besar dan kecil), hal ini yang menyebabkan terjadinya polosit.

Pada oosit yang berukuran kecil, volume sitoplasmanya lebih kecil dari volume intinya sehingga oosit tersebut tidak lagi dapat melakukan pembelahan dan terjadi degenerasi yang akhirnya disebutlah polosit.

Pada meiosis 1 hanya terbentuk satu polosit, sedangkan pada meiosis 2 terbentuk dua polosit sehingga hasil akhirnya terbentuklah satu sel telur dan dua polosit.

Hasil pembelahan pada meiosis 1 pada spermatogenesis, berupa spermatosis sekunder dengan ukuran yang sama besar.

Rasio ukuran hasil dari pembelahan ini yang menyebabkan sperma tersebut dapat membelah lagi dan pada akhirnya menghasilkan empat sperma yang fungsional.

4. Keterangan tabel nomor 4

Tabel nomor 4 akan dijelaskan lebih detail pada tabel berikut terkait perbedaan jumlah sel kelamin yang dihasilkan pada laki-laki dan wanita.

Laki-lakiWanita
Janin mempunyai 1 juta spermatogoniaJanin mempunyai 1 juta gonium
·Saat lahir, spermatogonianya tetap (satu juta)Saat lahir, goniumnya menjadi

400.000

Jika setiap satu spermatogonianya mengalami spermatogenesis, maka dia akan mempunyai empat juta spermaSaat menstruasi pertama,

goniumnya berkurang, menjadi 400

·

Spermatogenesis terjadi sepanjang hayat sehingga jumlahnya menjadi tak terhingga400/ 12 bulan = 35 tahun

Artinya 400 gonium ini bertahan untuk 35 tahun,

 

jika awal haidnya saat berumur 12 tahun maka : (35 +12) tahun = 47 tahun,

maka wanita tersebut  akan

monopouse pada umur 47 tahun.

Walaupun setiap satu kali ejakulasi mengeluarkan 2-5 mililiter sperma (1mm= 50-130 sperma), suku cadang sperma bisa bertahan sampai umur 50an tahun.

Berdasarkan uraian artikel di atas, kalian sudah paham kan terkait apa saja komponen pembentukan manusia (reproduksi manusia).

Awal pembentukan manusia dimulai dari peleburan sel sperma dan sel telur di dalam oviduk.

Sel sperma dihasilkan dari proses spermatogenesis dan sel telur dari proses oogenesis.

KONJUNGSI TEMPORAL: Pengertian, Macam, dan Contoh Konjungsi

Tentu kalian sudah mengetahui apa itu konjungsi. Ya, konjungsi sama halnya dengan kata penghubung.

Konjungsi merupakan kata yang menghubungkan antar kata, frasa, klausa, kalimat, dan sebagainya.

Contoh konjungsi di antaranya adalah kata dan, atau, jika, walau, tetapi, meskipun, dan masih banyak lagi.

Sedangkan temporal itu sendiri berhubungan atau waktu. Jika dalam kalimat temporal berarti berkaitan dengan keterangan waktu.

Jadi..

Pengertian Konjungsi Temporal

Konjungsi temporal adalah kata hubung yang menyatakan adanya hubungan waktu antara satu kalimat dengan kalimat selanjutnya.

Konjungsi temporal berfungsi untuk menguraikan secara kronologis dari suatu keadaan, kejadian, atau peristiwa.

Maka dari itu konjungsi temporal tidak sama dengan konjungsi pada umumnya. Tidak semua konjungsi termasuk dalam konjungsi temporal.

Untuk lebih jelasnya mari kita perhatikan materi tentang konjungsi temporal berikut ini.

Macam-macam Konjungsi Temporal

Konjungsi temporal dibagi menjadi dua jenis yaitu sederajat dan tidak sederajat. Berikut ciri-ciri dari masing-masing konjungsi.

Konjungsi Temporal Sederajat

Konjungsi temporal sederajat merupakan konjungsi yang memiliki sifat sama atau sederajat. Konjungsi ini digunakan dalam kalimat majemuk setara. Penempatan konjungsi temporal berada di tengah-tengah kalimat.

Contoh: kemudian, lalu, selanjutnya, sebelumnya, sesudahnya, selanjutnya, dan setelahnya.

Contoh Konjungsi Temporal Sederajat

Lalu

  • Ibu berbelanja sayur dan lauk di pasar lalu memasaknya untuk makan malam.
  • Hari ini Rinta pergi ke bimbingan belajar lalu menjemput adiknya di rumah paman.
  • Raisa menyanyikan lagu kesukaannya lalu mengajak Isyana bernyanyi bersama. 

Kemudian

  • Paman memanen buah mangga kemudian menjualnya ke pasar.
  • Ani bergegas mengerjakan tugas kemudian mengumpulkannya di ruang guru.
  • Juna membuat adonan roti kemudian memanggangnya di oven. 

Sebelumnya

  • Nonik duduk di ujung kursi restoran sebelumnya ia memesan makanan terlebih dahulu.
  • Dedik memenangkan lomba pidato bahasa Inggris sebelumnya ia berlatih dengan sungguh-sungguh.
  • Ardito sampai di sekolah tepat waktu sebelumnya ia berangkat menggunakan sepeda anginnya. 

Selanjutnya

  • Ayunda telah lulus kuliah selanjutnya ia harus mencari pekerjaan.
  • Ayah memperbaiki genting yang bocor selanjutnya menambal saluran air yang tersumbat.
  • Pelajaran Fisika telah selesai selanjutnya pelajaran bahasa Jepang. 

Sesudahnya

  • Arini menulis naskah drama sesudahnya ia menulis cerpen.
  • Kakak membersihkan jendela sesudahnya ia menyapu lantai.
  • Seluruh siswa mengikuti ujian praktik sesudahnya mengikuti ujian tulis.

Konjungsi Temporal Tidak Sederajat

Konjungsi temporal tidak sederajat merupakan konjungsi yang menghubungkan kalimat bertingkat atau tidak sederajat. Pada umumnya konjungsi ini digunakan dalam kalimat majemuk bertingkat. Untuk penempatannya, konjungsi ini berada di awal, tengah, dan akhir kalimat.

Contoh: semenjak, sebelum, ketika, tatkala, demi, sementara, sambil, sejak, bila, apabila waktu

Contoh Konjungsi Temporal Tidak Sederajat

Sejak

  • Sejak ayahnya meninggal, ia selalu tampak murung.
  • Sejak ia pindah rumah, aku tidak pernah melihatnya lagi.
  • Malika selalu menjemput Maya pulang sekolah sejak sepeda Maya rusak.

Ketika      

  • Ayah baru sampai ketika ibu membukakan pintu.
  • Listrik di rumah mengalami pemadaman ketika hujan turun dengan deras
  • Ketika Farah belajar, hikmah membantunya.

Sebelum

  • Saya selalu mencuci tangan sebelum
  • Sebelum Dikta pergi, ada sesuatu yang ingin disampaikan Rania.
  • Sebelum membuang sampah, Rosi memeriksanya kembali.

Apabila

  • Apabila hujan sudah reda, Tania akan pergi menjemput adiknya di tempat bimbingan belajar.
  • Apabila bel berbunyi, siswa harus masuk ke kelas.
  • Pendaki dilarang ke puncak apabila cuaca mulai memburuk.

Demi

  • Demi sesuap nasi, ia rela membanting tulang.
  • Nadia belajar dengan sungguh-sungguh demi tercapai cita-citanya.
  • Demi masuk ke perguruan tinggi, Sofi belajar dengan giat.

Hingga

  • Hingga malam hari ayah belum juga pulang.
  • Hingga saat ini ia tidak berani mengungkapkan perasaannya.
  • Dia akan menyayanginya hingga tua nanti.

Sambil

  • Doni kuliah sambil bekerja.
  • Dia berlari sambil menangis.
  • Ibu memasak sambil menggendong adik.

Sementara

  • Riri membantu ibunya sementara Rara bermain dengan teman-temannya.
  • Dia pergi dengannya sementara aku di sini menunggunya.
  • Dia sudah bekerja sementara aku masih sibuk mencari pekerjaan.

Waktu

  • Waktu hujan reda, terlihat pelangi di langit utara.
  • Kami pulang sekolah waktu bel berbunyi.
  • Aku merasa begitu sedih waktu dia pergi.

Bila

  • Bila dia menyayangimu, maka dia tidak akan meninggalkanmu.
  • Kami selalu pergi ke rumah nenek bila libur telah tiba.
  • Bila hujan turun, jalanan menjadi licin.

Nah, itulah materi yang berkaitan dengan  konjungsi temporal serta jenis dan berbagai contohnya dalam bentuk kalimat. Semoga kamu bisa memahami materi tersebut dengan mudah. Terima kasih.

Perbedaan Pertumbuhan Primer dan Sekunder (+Tabel)

Pernahkah kalian merasakan nikmatnya menyantap sayur bayam di siang hari? Sayur bayam yang kalian makan tentunya tidak hanya daunnya kan, sekaligus batang bayamnya juga bisa dikonsumsi.

Setelah kalian merasakan nikmatnya sayur bayam, selanjutnya kita memanen buah mangga. Coba sejenak kalian bayangkan antara batang bayam dan batang mangga.

Adakah perbedaan keduanya?

Lalu, perhatikan juga tinggi kedua tanaman tersebut jika sudah berumur sekitar satu tahun.

Nah pada pembahasan kali ini, kita akan mempelajari lebih detail terkait pertumbuhan pada tanaman.

Pengertian Pertumbuhan Primer dan Sekunder

Pertumbuhan pada tumbuhan dapat dibedakan menjadi dua, yaitu pertumbuhan primer dan pertumbuhan sekunder.

Secara ringkas pertumbuhan primer adalah penambahan panjang atau tinggi tanaman sedangkan pertumbuhan sekunder adalah penambahan diameter atau ketebalan dari tanaman.

1) Pertumbuhan Primer pada Tumbuhan

Pertumbuhan primer adalah proses ujung batang dan ujung akar yang tumbuh memanjang karena adanya aktivitas sel-sel meristematik primer.

Adanya jaringan meristem primer pada ujung akar dan ujung batang ini memungkinkan tumbuhan tumbuh lebih tinggi atau lebih panjang.

Sel-sel meristem dapat juga berdiferensiasi menjadi sel-sel yang memiliki struktur dan fungsi yang khusus.

Daerah pertumbuhan pada ujung batang dan ujung akar dapat dibedakan menjadi 3 daerah, yaitu sebagai berikut.

  1. Daerah pembelahan terdapat pada ujung akar. Sel-sel meristem di daerah ini akan mengalami pertumbuhan dan perkembangan struktur akar pertama.
  2. Daerah pemanjangan terletak setelah daerah pembelahan. Pada daerah ini, sel-sel mengalami pembesaran dan pemanjangan.
  3. Daerah diferensiasi merupakan daerah yang sel-selnya berdiferensiasi menjadi sel-sel yang memiliki struktur dan fungsi khusus.

2) Pertumbuhan Sekuder pada Tumbuhan

Pada tumbuhan dikotil, selain terdapat jaringan meristem primer di ujung akar dan ujung batang, juga terdapat jaringan meristem sekunder. Jaringan meristem sekunder tersebut berupa kambium dan kambium gabus.

Pertumbuhan sekunder adalah bertambahnya besarnya batang dan akar tanaman sehingga tumbuhan menjadi lebih besar.

Adapun proses pertumbuhan sekunder adalah sebagai berikut.

  1. Kambium vaskuler membelah ke arah dalam membentuk xilem dan kearah luar membentuk floem
  2. Parenkim batang atau akar di antara vasis berubah menjadi cambium intervaskuler
  3. Felogen membelah ke arah luar membentuk feloderm.

Pertumbuhan sekunder pada pohon dikotil tidak tetap sepanjang tahun. Pada saat musim hujan dan cukup hara, pertumbuhan sangat cepat sedangkan pada saat musim kemarau, pertumbuhan sekunder akan lambat atau terhenti.

Aktivitas kambium membentuk xilem dan floem yang lebih cepat dari pada pembentukan kulit mengakibatkan kulit pohon (korteks dan epidermis) pecah.

Untuk mengatasinya felogen membentuk feloderm kearah dalam dan felem ke arah luar. Feloderm merupakan sel hidup, sedangkan sel felem merupakan sel mati.

Pertumbuhan sekunder disebabkan oleh aktivitas jaringan meristem sekunder seperti pada jaringan kambium pada batang tumbuhan dikotil dan Gymnospermae.

Semakin tua umur tumbuhan, batang tumbuhan dikotil akan semakin besar. Hal ini disebabkan adanya proses pertumbuhan sekunder.

Pertumbuhan sekunder ini tidak terjadi pada tumbuhan monokotil. Bagian yang paling berperan dalam pertumbuhan sekunder ini adalah kambium. Sel-sel jaringan kambium senantiasa membelah.

Kambium membelah ke arah dalam membentuk xylem atau kayu sedangkan pembelahan ke luar membentuk floem atau kulit kayu yang menyebabkan diameter batang dan akar bertambah besar.

Kambium pada posisi seperti ini dinamakan kambium intravaskuler. Sel-sel parenkim yang terdapat di antara pembuluh, lama kelamaan berubah menjadi kambium. Kambiun ini dinamakan cambium intervaskuler

Pertumbuhan sekunder terjadi sebagai hasil aktivitas jaringan meristem sekunder yang terdapat pada tumbuhan dikotil berupa kambium dan kambium gabus.

Adanya pertumbuhan sekunder ini memungkinkan bertambah besarnya organ-organ tumbuhan.

Perbedaan Pertumbuhan Primer dan Sekunder

Berikut ini akan dijelaskan dalam bentuk tabel terkait perbedaan pertumbuhan primer dan sekunder agar kalian bisa lebih mudah memahami.

Pertumbuhan PrimerPertumbuhan Sekunder
Pertumbuhan primer disebabkan aktivitas meristem apikalPertumbuhan sekunder disebabkan oleh adanya aktivitas meristem sekunder
Pertumbuhan primer terjadi di setiap bagian pada tanamanPertumbuhan sekunder terjadi pada tanaman gymnospermae dan angiospermae, kecuali monokotil
Pertumbuhan primer menghasilkan tumbuhan dalam sumbu longitudinal  (menambah tinggi atau panjang tanaman)Menghasilkan pertumbuhan radial (menambah diameter atau keliling batang tanaman)
Jangka waktu pertumbuhan primer ini ketika setelah diferensiasi jaringan pada tumbuhanJangka waktu pertumbuhan sekunder adalah ketika adanya bagian yang memang akan dikembangkan melalui proses kematangan
Pengembangan pada pertumbuhan primer terdiri dari korteks, epidermis, dan jaringan vaskular pada saat pertumbuhan primer berlangsungPengembangan pertumbuhan sekunder terdiri dari floem sekunder, xylem sekunder, lentisel, periderm, dan kulit kayu.

Berdasarkan uraian di atas, pastinya kalian sudah paham kan perbedaan antara pertumbuhan batang pada tanaman bayam dan mangga.

Pada tanaman mangga memiliki diameter batang yang bisa membesar dan berkayu, memiliki tinggi hingga puluhan meter, dan bisa bertahan hidup sampai puluhan tahun.

Batang pada tanaman mangga termasuk tanaman dikotil yang memiliki kemampuan membelah diri dikarenakan aktivitas jaringan meristem sekunder. Jaringan meristem tersebut berupa kambium dan kambium gabus.

Aktivitas kambium dan kambium gabus mengakibatkan pertumbuhan sekunder yaitu bertambah besamya batang dan akar tanaman.

Contoh Pertumbuhan Pada Akar dan Batang

Pertumbuhan pada organ tumbuhan yang akan dibahas adalah pertumbuhan akar dan pertumbuhan batang.

1. Pertumbuhan Akar

Bagian-bagian akar tumbuhan memiliki kecepatan pertumbuhan yang tidak merata. Bagian akar yang pertumbuhan paling cepat adalah bagian belakang ujung akar.

Pada akar tedapat tiga daerah pertumbuhan berdasarkan kecepatan pertumbuhannya, yaitu daerah pembelahan sel, daerah pemanjangan sel, dan daerah diferensiasi sel.

Pada ujung akar dan batang tumbuhan berbiji yang sedang aktif tumbuh, terdapat tiga daerah pertumbuhan dan perkembangan.

Daerah tersebut adalah daerah pembelahan, daerah pemanjangan, dan daerah diferensiasi.

a) Daerah Pembelahan Sel

Daerah Pembelahan, merupakan daerah yang paling cepat tumbuh. Daerah ini terletak bagian belakang ujung akar, meliputi tudung akar dan daerah meristem.

Tudung akar merupakan daerah akar yang terdapat di bagian akar paling ujung.

Tudung akar mempunyai beberapa fungsi, yaitu untuk mensekresikan cairan polisakarida dan melindungi daerah meristem akar.

Cairan polisakarida berguna untuk melumasi tanah di sekitar titik pertumbuhan akar sehingga menyebabkan tanah menjadi lunak dan mudah ditembus oleh akar.

b) Daerah Pemanjangan Sel

Sel-sel di daerah pemanjangan pembelahan lebih lambat dari pada sel meristem , akan tetapi memiliki kemampuan untuk memanjang lebih dari 9 kali panjang sel mula-mula.

Pemanjangan sel ini–sel ini berfungsi penting untuk menekan ujung akar supaya akar memanjang.

Sel – sel yang terdapat di daerah pemanjangan berfungsi untuk menyimpan makanan.

Ciri- ciri sel yang terdapat di daerah ini adalah sel- selnya relatif lebih tahan terhadap kerusakan yang disebabkan oleh radiasi dan bahan kimia beracun dibandingkan dengan sel yang terdapat di daerah lainnya.

c) Daerah Diferensiasi Sel

Daerah diferensiasi sel merupakan daerah tempat terjadinya pematangan sel. Daerah ini terletak di daerah paling akhir akar.

Pada daerah diferensiasi, sel-sel daerah pemanjangan mulai terspesialisasi struktur dan fungsinya.

Di daerah ini terdapat tiga sistem jaringan yang dihasilkan dari sel-sel meristem, yaitu protoderma, meristem dasar, dan prokambium.

Protoderma adalah lapisan terluar dari meristem primer yang akan berkembang menjadi epidermis.

Meristem dasar adalah lapisan kedua yang akan berkembang menjadi sistem jaringan dasar.

Jaringan dasar ini selanjutnya akan mengisi daerah lapisan korteks yang terdapat diantara stele dan epidermis.

Sementara prokambium adalah lapisan pusat (dalam) yang akan berkembang menjadi stele yang terdiri atas xilem dan floem.

Daerah Diferensiasi, terletak di belakang daerah pemanjangan. Sel-sel di daerah ini telah mengalami diferensiasi.

Artinya sel-sel telah berubah bentuk sesuai fungsinya. Sebagian sel mengalami diferensiasi menjadi epidermis, korteks, empulur, xilem dan floem.

2. Pertumbuhan Batang

Pertumbuhan batang meliputi pemanjangan dan diferensiasi. Daerah pertumbuhannya terletak di ujung batang dengan pembagian daerah yang berbeda-beda.

Pada batang tumbuhan dikotil terjadi pertumbuhan sekunder, yaitu pada kambium.

Kambium pada batang dibedakan menjadi dua yaitu kambium vaskuler (intravaskuler) dan kambium intervaskuler.

Kambium vaskuler adalah kambium yang terdapat di dalam ikatan pembuluh (vasis), berfungsi membentuk xilem (ke arah dalam) dan ke arah floem (ke arah luar).

Sedangkan kambium intervaskuler adalah kambium yang terletak diantara ikatan pembuluh, Adanya kambium intervaskuler yang bersambungan dengan kambium vaskuler akan menyebabkan terbentuknya lingkaran di dalam batang.

Sel-sel kambium membelah ke arah dalam membentuk xilem dan kearah luar membentuk floem.

Xilem yang terbentuk dari aktivitas kambium disebut xilem sekunder dan floem yang terbentuk dari aktivitas kambium disebut floem sekunder.

Pembentukan xilem sekunder dan floem sekunder dipengaruhi oleh musim dan menimbulkan adanya lingkaran tahun.

Kecepatan pertumbuhan antara xilem dan floem berbeda.

Kecepatan pertumbuhan kearah dalam jauh leih cepat, oleh karena itu xilem yang dihasilkan lebih tebal.

Adanya perbedaan kecepatan pertumbuhan ini mengakibatkan jaringan epidermis dan korteks pada kulit terluar akan rusak (pecah ).

Rusaknya kulit terluar ini dapat membahayakan jaringan yang ada di dalamnya sehingga untuk mengatasi hal tersebut, disebelah dalam jaringan kulit terbentuk kambium gabus ( felogen ).

Feloderm merupakan sel-sel hidup, sedangkan felem merupakan sel- sel mati.

FRASA (Lengkap): Pengertian, Ciri, Jenis, Contoh

Dalam sebuah kalimat tentu memiliki unsur pembentuk yang menyusunnya. Unsur pembentuk kalimat tersebut berupa satuan kata atau bahkan lebih. Sedangkan setiap satuan kata selalu menempati satu fungsi.

Fungsi yang dimaksud dalam kalimat berupa Subjek (S), Predikat (P), Objek (O), Keterangan (Ket.), dan Pelengkap (Pel.). Sedangkan dalam setiap kalimat minimal memiliki fungsi Subjek (S) dan Predikat (P).

Pengertian Frasa

Frasa adalah kelompok kata yang tidak mengandung unsur predikatif, tetapi dapat menduduki fungsi tertentu dalam kalimat. Frasa hanya memiliki satu makna dari unsur pembentuknya.

Untuk lebih jelasnya, simak kalimat di bawah ini.

Contoh frasa: Saat pulang, Adik selalu menghampiri toko kelontong.

Dalam kalimat tersebut, jika diuraikan kita akan menemukan tiga frasa, yaitu saat pulang, selalu mampir, ke toko kelontong, dan milik Pak Budi.

Dikatakan frasa karena dalam satu fungsi terdapat dua kata atau lebih.

  • Saat pulang memiliki fungsi sebagai Keterangan (Ket.)
  • selalu menghampiri memiliki fungsi sebagai Predikat (P)
  • toko kelontong memiliki fungsi sebagai Objek (O)

Sedangkan Adik yang memiliki fungsi Subjek (S) bukanlah termasuk frasa karena dalam satu fungsi hanya terdiri atas satu kata.

Ciri-ciri Frasa

Frasa memiliki ciri-ciri tertentu yang tidak dimiliki kata maupun kalimat. Sehingga lebih mudah untuk dibedakannya. Berikut ciri-ciri dari frasa.

  • Dibentuk oleh dua kata atau lebih
  • Bersifat nonpredikatif
  • Mempunyai satu makna gramatikal
  • Menduduki satu fungsi jika dirangkai dalam kalimat

Jenis Frasa

Frasa dapat dibedakan menjadi tiga jenis berdasarkan kategori, konstruksi, dan kelas. Dari masing-masing jenis tersebut memiliki jenis dan ciri-ciri yang berbeda. Berikut jenis-jenis frasa.

1. Berdasarkan Kategori Frasa

Berdasarkan kategori, frasa dibagi menjadi dua, yaitu frasa setara dan frasa bertingkat, serta frasa idiomatik. Berikut uraiannya.

a) Frasa Setara dan Frasa Bertingkat

Frasa setara atau disebut dengan frasa koordinatif merupakan frasa yang memiliki unsur pembangun yang setara. Frasa setara dapat dibuktikan dengan kemungkinan menghubungkan unsur-unsur menggunakan konjungsi dan, atau.

Contoh:

  1. Saat pulang dan pergi ia selalu menggunakan motor.
  2. Jauh atau dekat ia tetap menempuh perjalanan itu.

Frasa bertingkat atau bisa disebut dengan frasa atributif merupakan frasa yang mempunyai unsur pembangun tidak setara. Salah satu unsur dalam frasa ini berperan sebagai inti dan unsur lainnya sebagai atribut atau pelengkap. Misalnya, sedang membaca, hari itu, baik sekali.

Contoh:

  1. Semua siswa sedang membaca novel di taman sekolah.
  2. Semua siswa membaca novel di taman sekolah.

b) Frasa Idiomatik

Frasa idiomatik mempunyai bentuk khusus berupa konstruksi atau susunan yang bersifat tetap. Frasa idiomatik biasanya tersusun atas unsur berupa kata kerja intransitif atau kata sifat dan unsur lain berupa kata depan.

Frasa idiomatik hanya berlaku pada frasa yang telah umum digunakan, serta antar unsur mempunyai pertalian makna. Misalnya kata terkenang selalu bertalian dengan kata akan sehingga membentuk frasa akan terkenang.

Contoh:

  1. Pada zaman dahulu hiduplah seorang raja yang arif bijaksana.
  2. Banjir itu disebabkan oleh jebolnya tanggul penahan air.
  3. Rumah Pak Budi lebih besar daripada rumah Pak Agus.

Frasa pada zaman dahulu, disebabkan oleh, dan lebih besar daripada dikatakan sebagai frasa idiomatik karena sudah umum digunakan sehingga jika diubah dengan kata lain maka akan membentuk makna lain atau bahkan tidak saling bertalian karena tidak sesuai.

2. Berdasarkan Konstruksi Frasa

Frasa berdasarkan konstruksinya dibagi menjadi dua, yaitu frasa endosentrik dan frasa eksosentrik. Dari dua jenisi tersebut bisa dilihat perbedaannya dari unsur pembangunnya.

a) Frasa Endosentrik

Adalah jenis frasa yang secara keseluruhan mempunyai pengaturan atau hubungan kata, baik salah satu maupun semua unsur pembangunnya. Frasa ini tidak mengubah inti frasa meskipun salah satu unsur pembangunnya dihilangkan.

Contoh:

  1. Kalista membeli baju baru.
  2. Kalista membeli baju.

Berdasarkan contoh tersebut, frasa endosentris mempunyai unsur pembangun yang boleh tidak digunakan dalam kalimat. Namun makna frasa dalam kalimat tersebut tetap jelas dan tidak samar. Kata baru bisa dihilangkan dan kalimat tersebut masih jelas dan tidak samar.

b) Frasa Eksosentrik

Frasa eksosentrik adalah frasa yang tidak memiliki distributif yang sama dengan semua unsurnya. Frasa ini tidak memiliki unsur inti sehingga penggunaannya dalam kalimat harus secara utuh atau tidak dapat diperlakukan seperti halnya frasa endosentrik.

Pada intinya unsur pembangunnya harus ada, jika tidak ada maka kalimat tersebut tidak berterima. Frasa eksosentris pada umumnya diawali oleh kata depan. Misalnya, kepada ibunya, dari Surabaya.

Contoh:

  1. Agus memberikan hadiah sebagai bentuk sayang kepada ibunya.
  2. Agus memberikan hadiah sebagai bentuk sayang

Keterangan:

Kalimat (1) berterima karena didahului oleh kata depan kepada. Kalimat (2) tidak berterima karena tidak didahului dengan kata depan. Sehingga kata kepada tidak boleh dihilangkan agar kalimat menjadi berterima.

  1. Rawon setan merupakakn makanan khas yang berasal dari Surabaya.
  2. Rawon setan merupakakn makanan khas yang berasal

Keterangan:

Kalimat (1) berterima karena didahului oleh kata depan dari. Kalimat (2) tidak berterima karena tidak didahului dengan kata depan. Sehingga kata dari tidak boleh dihilangkan agar kalimat menjadi berterima.

3. Berdasarkan Kelas Frasa

Frasa berdasarkan kelasnya, dapat dibagi menjadi enam yaitu frasa nomina, frasa verba, frasa numeralia, frasa adjektiva, frasa adverbia, dan frasa preposisional. Agar lebih mudah mempelajarinya, untuk jenis frasa ini merupakan frasa berdasarkan jenis kata yang membentuknya. Berikut uraian beserta contoh.

a) Frasa Nomina atau Frasa Benda

Frasa nomina yaitu frasa dengan unsur pembangun yang membentuk makna atau inti frasa berupa kata benda atau nomina. Berdasarkan unsur pembangunnya, frasa nomina dapat menduduki posisi subjek, objek, keterangan, atau pelengkap.

Contoh: Anggun membeli buku gambar.

Hal ini dikarenakan frasa buku gambar di kalimat distribusi sama dengan kata benda buku.

b) Frasa Verba atau Frasa Kerja

Frasa verba mempunyai unsur pembangun yang membentuk makna atau inti frasa berupa kata kerja atau verba. Jenis frasa verba biasanya menduduki fungsi predikat dalam kalimat.

Contoh: Radit selalu membaca buku baru di perpustakaan.

Disebabkan karena frasa selalu membaca adalah kata kerja dan distribusinya sama dengan kata kerja membaca.

c) Frasa Adjektiva atau Frasa Sifat

Frasa adjektiva mempunyai unsur pembangun yang membentuk makna atau inti frasa berupa kata sifat atau adjektiva. Frasa adjektiva dalam kalimat dapat berfungsi sebagai keterangan atau pelengkap.

Contoh: Pemandangan di lereng Gunung Bromo sangat indah.

Disebabkan karena frasa sangat indah adalah kata sifat dan distribusinya sama dengan kata sifat indah.

d) Frasa Adverbia atau Frasa Keterangan

Frasa adverbia mempunyai unsur pembangn yang distribusinya sama dengan kata keterangan. Umumnya inti frasa adverbia juga berupa kata keterangan dan dalam kalimat sering menduduki fungsi sebagai keterangan.

Contoh: Aini mencuci baju dengan mesin cuci.

Disebabkan karena frasa dengan mesin cuci adalah kata keterangan yang menunjukkan keterangan cara.

e) Frasa Numeralia atau Frasa Bilangan

Frasa numeralia mempunyai unsur pembangun yang membentuk makna atau inti frasa berupa kata bilangan atau numeralia. Frasa numeralia dapat berfungsi sebagai subjek, objek, keterangan, atau pelengkap dalam kalimat.

Contoh: Hingga saat ini ayah telah memelihara tiga ekor sapi.

Disebabkan karena frasa tiga ekor adalah kata numeralia dan distribusinya sama dengan kata numeralia tiga.

f) Frasa Preposisional atau Frasa Depan

Frasa preposisional merupakan frasa yang diawali dengan kata depan (preposisi), seperti di, ke, dari, untuk, kepada, dengan. Frasa ini dapat menduduki fungsi keterangan atau pelengkap dalam kalimat. Preposisi sebagai unsur pembangun frasa ini disertai berbagai jenis kata.

Contoh: Ayah baru saja sampai dari Jambi.

Disebabkan karena frasa dari Jambi adalah kata berpreposisi sebagai unsur pembangun frasa yang disertai dengan kata preposisi dari.

Nah, itu tadi pengertian, ciri-ciri, jenis, dan contoh dari frasa. Semoga materi tersebut bisa dipahami dengan mudah dan membantu kalian dalam belajar. Terima kasih.

KULTUR JARINGAN: Pengertian, Manfaat, Teknik, Media & Contoh

Hay Biologi Lovers.. Apa yang kamu pikirkan jika menanam pisang bukan dari bonggolnya? Menanam pisang dari selnya, bisa tumbuh gak ya? Seperti yang kita ketahui, saat ini teknologi berkembang sangat cepat. Tak terkecuali teknologi di bidang Biologi.

Salah satu bentuk kemajuan teknologi ini adalah teknologi pengembangbiakkan tanaman secara vegetatif. Teknologi ini dikenal dengan istilah “kultur jaringan”.

Yuk baca artikel ini sampai selesai untuk mendalami materi tema kali ini.

Pengertian Kultur Jaringan

  • Kultur jaringan adalah teknik perbanyakan tanaman menggunakan bagian vegetatif, dengan cara mengisolasi sel, jaringan ataupun organ tanaman dan menumbuhkan pada suatu media buatan (in vitro) secara aseptik (steril) sehingga beregenerasi menjadi tanaman yang lengkap.
  • Kultur jaringan didasari oleh totipotensi sel pada tanaman, bahwa setiap sel tanaman memiliki kemampuan untuk beregenerasi menjadi tanaman baru yang sempurna. Tanaman yang dihasilkan bersifat identik dengan induknya dan jumlahnya banyak.

Manfaat Kultur Jaringan

1. Kultur Jaringan Dalam Bidang Pertanian

Kultur jaringan banyak dimanfaatkan dalam bidang pertanian seperti  penyediaan bibit dalam jumlah besar, menghasilkan bibit unggul, mengasilkan bibit yang bebas hama dan penyakit, dan memperbaiki sifat-sifat tanaman.

Perbaikan sifat tanaman dapat menghasilkan tanaman yang berukuran besar (poliploidi), tumbuhan berukuran (haploid), bebas virus dan bakteri, kandungan senyawa berkhasiat lebih tinggi, tahan terhadap salinitas, tahan terhadap kekeringan, maupun tanaman yang tahan terhadap stress.

2. Kultur Jaringan Dalam Bidang Kesehatan

Kultur jaringan merupakan salah satu cara yang efisien untuk menghasilkan senyawa metabolit sekunder yang berkhasiat obat. Beberapa tanaman yang penting dalam pengobatan antara lain Lithospermum erythrorhizon, Catharanthus roseus, Dioscorea deltoidea, Digitalis lanata, Panax notoginseng, Taxus wallichiana dan Podophyllum hexandrum.

3. Kultur Jaringan Dalam Bidang Lingkungan

Pada tahun 2004 telah dikembangkan kultur jaringan untuk meningkatkan hasil tanaman yang bersatus endangered (terancam punah), tanaman yang lambat pertumbuhannya, dan sulit berkembang.

Kultur jaringan dapat membantu konservasi secara ex-situ dari berbagai tanaman yang terancam punah. Beberapa diantaranya: Plumbago zeylanica L., Nicotiana tabacum L., Artemisia absinthium L., Rosa damascena Mill., Althea rosea L., Stevia rebaudiana Bertoni., Jatropha curcas L., Phalaenopsis, Piper nigrum L., Solanum tuberosum L., Araucaria heterophylla Salisb. Franco., Taxus wallichiana Zucc., dan Taxus Wallichiana.

Tujuan kultur Jaringan

1. Memperoleh Bibit Tanaman Baru yang Lebih Baik

Kultur jaringan pada tanaman hibrid menghasilkan tanaman yang dapat mempertahankan sifat unggul yang dimiliki. Tanaman hibrid merupakan hasil persilangan antara dua tanaman yang masing-masing membawa karakter spesifik.

2. Membuat Tanaman Baru yang Bebas dari Penyakit

Kultur meristem yang menghasilkan anakan bebas virus pada tanaman anggrek Cymbidium pertama kali dilakukan oleh George Morrell pada tahun 1960 an. Jaringan pembuluh (xylem dan floem) belum berkembang pada meristem dan virus umumnya ada pada jaringan pembuluh, sehingga meristem manjadi bebas virus.

3. Memperbanyak Tanaman untuk Keperluan Ekonomi

4. Dapat menghasilkan bibit dalam jumlah banyak dengan waktu singkat

Teknik Kultur Jaringan

1. Kultur Meristem

Meristem yang digunakan untuk bahan eksplan umumnya meristem ujung tunas (apikal maupun aksilar). Irisan meristem terdiri dari “apical dome” (ujung tunas yang posisinya paling atas) serta dua primordia daun yang terkecil tanpa menyertakan jaringan pembuluh.

2. Kultur Kalus

Eksplan kalus merupakan kumpulan sel-sel yang terbentuk dari sel-sel parenkim yang membelah secara terus menerus dan tidak terorganisir. Potensi terbesar penggunaan kultur kalus adalah sel-sel kalus dapat dipisahkan dan diinduksi untuk berdiferensiasi menjadi embrio somatik.

3. Kultur Suspensi Sel

Kultur suspensi sel merupakan hasil dari kultur kalus. Selanjutnya sel-sel tersebut dipisahkan dalam media kultur cair yang disebut kultur suspensi. Kultur suspensi sel dimanfaatkan untuk memproduksi suatu zat langsung dari sel tanpa membentuk tanaman baru.

4. Kultur Protoplas

Eksplan protoplas merupakan sel hidup yang telah dihilangkan dinding selnya.. Dengan penghilangan dinding sel, materi asing dapat dimasukkan, termasuk materi genetik dasar DNA dan RNA, atau mefusikan sel-sel dari spesies lain yang memiliki sifat beda.

5. Kultur Anther dan Pollen

Hasil kultur anther dan polen ini berupa embrio haploid, yaitu embrio yang hanya memiliki 1 set dari pasangan kromosom normal yang dihasilkan dari jaringan gametofitik pada anther. Jumlah kromosom dapat digandakan kembali dengan pemberian bahan kimia seperti kolkisin.

6. Kultur Endosperm

Kultur endosperm menghasilkan tanaman triploid. Pada kultur ini, yang pertama kali dilakukan adalah menginduksi endosperm agar terbentuk kalus, selanjutnya diusahakan agar terjadi diferensiasi, yaitu memacu terjadinya tunas dan akar.

7. Kultur Embrio

Kultur embrio adalah mengkulturkan embrio zigotik secara in vitro. Embrio zigotik adalah hasil fertilisasi antara sel telur dengan inti sel sperma yang terjadi pada proses fertilisasi ganda tanaman angiospermae.

Media Kultur Jaringan

1. Media Padat

Media padat pada umumnya berupa padatan gel, seperti agar. Nutrisi dicampurkan pada agar.

2. Media Cair

Media cair adalah nutrisi yang dilarutkan di air. Media cair dapat bersifat tenang atau dalam kondisi selalu bergerak, tergantung kebutuhan.

Komposisi media yang digunakan dalam kultur jaringan berbeda-beda. Perbedaan komposisi media dapat mengakibatkan perbedaan pertumbuhan dan perkembangan eksplan yang ditumbuhkan secara in vitro.

Contoh Kultur Jaringan

  1. Kentang (Solanum tuberosum) merupakan tanaman sayur sumber karbohidrat. Kultur jaringan pada kentang dilakukan untuk mendapatkan tanaman yang tahan terhadap serangan jamur Phytoptora.
  2. Anggrek bulan (Phalenopsis sp.) merupakan tanaman hias dengan bunga yang menarik, dan memiliki nilai ekonomi tinggi. Kultur jaringan pada anggrek dilakukan karena kotiledonnya sangat kecil sehingga memerlukan simbiosis dengan jamur.
  3. Taxus sp. merupakan tanaman yang mengahasilkan senyawa taxol yang bermanfaat sebagai obat anti kanker payudara. Pertumbuhan tanaman tersebut sangat lambat dan sulit bereproduksi secara alami. Kultur sel merupakan alternatif menghasilkan taxol.
  4. Hau hapur (Dryobalanops sp.) merupakan tanaman penghasil kayu yang sangat bagus dan merupakan tanaman endemik di Barat Sumatera Utara. Kultur jaringan dilakukan pada tanaman tersebut dikultur karena keberadaannya yang hampir punah.
  5. Pegagan (Centella asiatica) jenis tanaman obat yang banyak dimanfaatkan oleh masyarakat. Kandungan senyawa aktif Centella asiatica dipengaruhi seperti cuaca, ketinggian, dan faktor lingkungan lainnya. Kultur kalus maupun kultur sel dilakukan untuk mengatasi hal tersebut.

Jadi, sekarang kalian sudah paham kan mengenai kultur jaringan? Saat ini kita bisa menikmati pisang kepok dan berbagai tanaman kultur lainnya setiap waktu tanpa menunggu musimnya tiba. Selamat mencoba di Laboratorium sekolah ya, sampai jumpa pada artikel saya selanjutnya.

Perbedaan Pertumbuhan dan Perkembangan

Pernahkah kalian memperhatikan foto saat masih bayi? Kemudian bandingkan dengan kondisi tubuh kalian saat ini. Apa yang membedakan dari kondisi keduanya? Kira-kira tubuh kalian mengalami pertumbuhan atau perkembangan ya?

Seperti iklan “tumbuh itu ke atas, bukan ke samping”.

Benar gak sih kalau pertumbuhan itu harus selalu ke atas?

Nah, agar kalian lebih paham, yuk kita belajar materi pertumbuhan dan perkembangan berikut ini.

Pengertian Pertumbuhan dan Perkembangan

1. Pertumbuhan

Perhatikan tubuhmu, samakah tinggi dan massa tubuhmu sekarang dengan tinggi dan massa tubuhmu waktu masih kecil?

Tentu saja tidak sama..

Tinggi dan massa tubuhmu akan bertambah seiring pertambahan usia. Proses inilah yang disebut dengan tumbuh.

Pertumbuhan adalah perubahan yang terjadi pada makhluk hidup yang meliputi proses perubahan yang menyangkut masalah ukuran dan volume, seperti perubahan tinggi, besar, lebar, panjang dan lain-lain yang dapat diukur dengan nilai yang bersifat kuantitatif, serta bersifat irreversible (tidak dapat kembali ke asal).

Contoh pertumbuhan pada makhluk hidup, yaitu

  • Pada manusia, adanya pertambahan tinggi badan, berat badan, lingkar pada kepala, lingkar pinggang, dan sebagainya
  • Pada hewan, adanya pertambahan ukuran badan, jumlah bulu/rambut, panjang badan, dan sebagainya.
  • Pada tumbuhan, adanya pertambahan tinggi batang, pertambahan panjang akar,pertambahan lebar daun, dan sebagainya

2. Perkembangan

Perkembangan adalah proses untuk mencapai kematangan fungsi organisme (menuju kedewasaan yang dipengaruhi oleh hormon, nutrisi dan lingkungan) bersifat kualitatif. Perkembangan tidak dapat diukur namun dapat dinyatakan dengan perubahan bentuk dan tingkat kedewasaan.

Perkembangan tidak dibatasi usia karena pada usia tua manusia tetap bisa mempelajari bahasa baru yang juga termasuk ke dalam bentuk perkembangan. Nampak pada bayi yang mulai bisa tengkurap, merangkak, hingga berjalan.

Perbedaan Pertumbuhan dan Perkembangan

Setiap makhluk hidup pasti mengalami masa kecil, karena hidup adalah sebuah proses. Dimana semua makhluk hidup pasti tumbuh dan berkembang.

Pertumbuhan tidak dapat ditahan, apa pun tindakan makhluk hidup untuk mencegahnya selama makhluk hidup itu masih hidup ia akan tetap tumbuh.

Berbeda dengan perkembangan, tidak semua makhluk hidup mengalami perkembangan yang sempurna.

Berikut ini tabel perbedaan antara pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup

PertumbuhanPerkembangan
Bersifat kuantitatifBersifat kualitatif
Terlihat dari keadaan fisikTerlihat dari sifat dan kemampuan
Memiliki batasan usiaTidak terbatas oleh usia
Dialami di masa awalDialami di setiap fase kehidupan
Bersifat irreversible (tidak dapat balik)Bersifat reversible (bisa balik)
Dipengaruhi pembelahan sel tubuhDipengaruhi oleh pengalaman
Contoh Pertumbuhan

  • Berat badan bayi yang awalnya 3 kg menjadi 5 kg
  • Tinggi tanaman sawi awalnya 2 cm menjadi 15 cm
Contoh Perkembangan

  • Pematangan hormon-hormon dalam tubuh
  • Perkembangan siswa yang awalnya hanya mengenal huruf sampai bisa membaca
  • Ketika bayi baru lahir, ia belum bisa berbicara, kemudian secara perlahan‐lahan bisa mengucapkan kata‐kata sampai akhirnya lancar berbicara

Dari tabel di atas, dapat kita simpulkan beberapa prinsip perbedaan antara pertumbuhan dan perkembangan yang akan dijelaskan berikut ini.

Prinsip pertumbuhan yaitu sebagai berikut.

  • Proses bertambahnya tinggi, berat, dan ukuran dari suatu makhluk hidup.
  • Semua proses tersebut bisa diukur denganmenggunakan alat ukur serta dapat dituliskan dengan angka.
  • Pertumbuhan pada tubuh manusia, biasanya dibatasi usia.
  • Pertumbuhan bisa dilihat dengan memperhatikan bentuk fisik dari makhluk hidup tersebut.
  • Contoh pertumbuhan bisa dilihat seorang bayi yang tadinya berbadan kecil, kemudian seiring berjalannya waktu, bayi tersebut tumbuh menjadi besar.

Prinsip perkembangan yaitu sebagai berikut.

  • Perkembangan mengacu pada aspek-aspek yang bersifat psikis (kualitatif). Misalnya, perkembangan bayi dari mulai terungkap, merangkak hingga berjalan.
  • Perkembangan melibatkan perubahan
  • Perkembangan berlangsung seumur hidup
  • Merupakan hasil proses kematangan dan belajar
  • Setiap individu memiliki kecepatan dan kualitas perkembangan yang berbeda
  • Pola perkembangan memiliki karakteristik tertentu
  • Perkembangan berlangsung dari kemampuan bersifat umum ke khusus
  • Terdapat perbedaan individu dalam perkembangan
  • Setiap perkembangan memiliki risiko

Faktor Pertumbuhan dan Perkembangan

Pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup merupakan hasil interaksi antara faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal dan faktor eksternal yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup adalah gen, nutrisi, hormon, dan lingkungan.

1. Gen

Gen adalah faktor pembawa sifat menurun yang terdapat di dalam sel makhluk hidup. Gen berpengaruh pada setiap struktur makhluk hidup dan juga perkembangannya, walaupun gen bukan satu-satunya faktor yang mempengaruhinya.

Artinya, sifat-sifat yang tampak pada makhluk hidup seperti bentuk tubuh, tinggi tubuh, warna mata, warna bulu pada hewan, warna bunga, penambahan ukuran, dan sebagainya dipengaruhi oleh gen yang dimilikinya. Masing-masing jenis (spesies), bahkan masing-masing individu memiliki gen untuk sifat tertentu.

2. Nutrisi

Nutrisi / makanan berperan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup. Fungsi nutrisi di antaranya adalah sebagai bahan pembangun tubuh makhluk hidup. Sampai batas usia tertentu manusia akan mengalami pertumbuhan, yaitu bertambah tinggi dan besar.

Hal ini dapat terjadi karena setiap hari manusia makan makanan yang cukup bergizi. Nutrisi bagi manusia dapat berupa protein, karbohidrat, lemak, vitamin dan mineral.

Protein merupakan bahan pembangun sel-sel tubuh. Oleh karena itu dalam masa pertumbuhan harus mendapatkan protein yang cukup.

3. Hormon

Hormon merupakan senyawa organik (zat kimia) pada manusia dan sebagian hewan. Hormon dihasilkan oleh kelenjar endokrin.

Kelenjar endokrin merupakan kelenjar buntu, artinya kelenjar itu tidak memiliki saluran. Hasil sekresi kelenjar endokrin (hormon) langsung masuk ke pembuluh darah.

Hormon diedarkan ke seluruh tubuh oleh darah. Hormon mempengaruhi reproduksi, metabolisme, serta pertumbuhan dan perkembangan pada manusia dan sebagian hewan. Pada manusia, hormon pertumbuhan (Growth Hormone/GH) mempengaruhi kecepatan pertumbuhan seseorang.

Seseorang yang kelebihan hormon akan mengalami pertumbuhan yang luar biasa/gigantisme. Sebaliknya, jika seseorang kekurangan hormon pertumbuhan maka dapat mengakibatkan kekerdilan.

Hormon tiroksin yang dihasilkan oleh kelenjar gondok (kelenjar tiroid) mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan manusia.

Bila pada masa kanak-kanak kekurangan hormon tiroksin mengakibatkan kretinisme. Kretinisme yaitu pertumbuhan yang lambat dan mental yang terbelakang, sehingga perkembangannya juga terhambat.

4. Lingkungan

Faktor ini yang memberi pengaruh cukup besar terhadap pembentukan karakter adalah lingkungan di mana seorang tumbuh dan di besarkan, norma dalam keluarga, kelompok sosial, pengaruh-pengaruh lain seseorang manusia dapat alami.

Faktor lingkungan ini mempunyai peranan penting dalam membentuk kepribadian seseorang dan lingkungan ini sangat berpengaruh bagi kehidupan seseorang.

Nah, setelah mempelajari materi pertumbuhan dan perkembangan tersebut kalian sudah bisa menjawab kan terkait iklan “tumbuh itu ke atas, bukan ke samping”?

Jadi, pertumbuhan itu tidak hanya ke atas dengan adanya perubahan tinggi makhluk hidup. Awalnya 20 cm menjadi 45 cm.

Pertumbuhan juga bisa ke arah samping dengan bertambahnya volume massa makhluk hidup tersebut. Misalnya pada tanaman, pertumbuhan ke samping ditandai dengan bertambahnya diameter batang.

Sedangkan pertumbuhan ke samping pada manusia dan hewan ditandai dengan bertambahnya massa tubuh, yang awalnya 40 kg menjadi 50 kg.

Contoh Surat Peringatan

Di manapun kita berada, baik dalam lingkungan sekolah, kampus, organisasi, atau tempat kerja, tentu memiliki peraturan. Tentu setiap yang melanggar peraturan akan dikenai surat peringatan.

Hal ini bertujuan agar individu yang melanggar merasa jera dan tidak akan melakukan pelanggaran lagi.

Mengenai format penulisan dan cara penyampaiannya, Anda dapat menyimak beragam contoh surat peringatan penting berikut ini.

1. Contoh Surat Peringatan Mahasiswa

Surat peringatan mahasiswa dikeluarkan oleh perguruan tinggi terhadap mahasiswanya. Surat peringatan tersebut bisa berhubungan dengan masa studi yang hampir di ambang batas, ketidakhadiran tanpa keterangan, atau pelanggaran lainnya.

Berikut contoh surat peringatan mahasiwa.

Universitas Negeri Tunas Bangsa
Fakultas Sastra

Jurusan Bahasa Indonesia
Jl. Hayam Wuruk No. 50 Kota Surabaya
Telp. 0341 – 485901 Fax. 0341 – 365970 http:// un.tunasbangsamlng.edu.id

SURAT PERINGATAN
Nomor: 1321/UNTB/MHS-2/II/2020

Surat Peringatan 1 ini ditujukan kepada:

Nama: Arif Wicaksono
NIM: 209211416208
Kelas: Drama

Sehubungan dengan adanya ketidakpatuhan Saudara Arif Wicaksono terhadap aturan perkuliahan yang berlaku, yaitu tidak hadir tanpa keterangan sebanyak lebih dari tiga kali dalam satu semester, maka Saudara Arif Wicaksono tidak diperkenankan mengikuti UAS pada mata kuliah Drama yang akan diselenggarakan pada hari Senin, 6 Maret 2020.

Harap menghadap dosen yang bersangkutan sebelum tanggal 4 Maret 2020.

Jika Saudara tidak menghadap dosen yang bersangkutan pada tanggal tersebut, nilai mata kuliah Drama yang Saudara ikuti akan langsung diberikan nilai E dan tidak boleh mengulang pada semester selanjutnya.

Sekian surat peringatan ini untuk segera ditindaklanjuti. Atas perhatian Saudara, kami ucapkan terima kasih.

Malang, 24 Februari 2020
Mengetahui,

Kepala Bagian Akademik,
Drs. Nadiyah Hapsari

2. Contoh Surat Peringatan Siswa / Contoh Surat Peringatan Sekolah

Surat peringatan siswa ditujukan kepada siswa atau kepada orang tua wali murid. Surat tersebut dibuat oleh pihak sekolah sebagai peringatan kepada siswa. Berikut contoh surat tersebut.

Dinas Pendidikan Kabupaten Magetan
SMA Negeri Tunas Bangsa
Jalan Durian No. 34 Magetan

SURAT PERINGATAN
Nomor: 32/B/II/2020

Surat Peringatan 1 ini ditujukan kepada siswa:

Nama: Dian Anggraini
Kelas: XI IPA 2
NISN: 908767836

Sehubungan dengan peraturan sekolah yang mewajibkan para siswa untuk datang dan hadir dengan tepat waktu di sekolah, yakni pada pukul 07.00 pagi, maka dengan ini kami akan memberikan surat peringatan kepada siswa dengan nama tersebut di atas.

Hal ini dikarenakan siswa dengan nama tersebut di atas datang terlambat ke sekolah selama 4 hari berturut – turut dalam bulan Februari. Jika hal tersebut masih saja dilakukan, terhitung mulai awal bulan Maret, maka akan dikenai sanki sesuai dengan peraturan sekolah. Sanksi tersebut yaitu hukuman wajib berupa skorsing 2 (dua) jam tambahan sepulang sekolah selama bulan.

Demikian Surat Peringatan kami agar dapat diperhatikan.

Magetan, 24 Februari 2020
Kepala SMA Negeri Tunas Bangsa

BUDI RAHARJO, M.Pd
NIP 19770310 200203 1 028

3. Contoh Surat Peringatan Organisasi

Surat peringatan organisasi digunakan sebagai peringatan tertulis untuk anggota organisasi yang melanggar peraturan. Berikut contoh surat peringatan organisasi.

SMA Harapan Bangsa
Organisasi Siswa Intra Sekolah
Jalan Nusa Indah No. 37 Surabaya

Surat Peringatan Anggota
Nomor: 005/OSIS/SMA HB/I/2018

Yth. Saudara Rifka Amanda
Di tempat

Dengan hormat,
Sehubungan dengan hasil rapat bersama dengan eksekutif OSIS, Saudara/i yang bernama di bawah ini:

Nama: Rifka Amanda
Kelas: XI-IPS1
Jabatan: Bendahara 2

Telah 5 kali berturut-turut tidak mengikuti pertemuan pengurus OSIS dan tidak menjalankan kewajiban serta tugas sesuai perjanjian awal. Maka dari itu, kami beritahukan kepada saudara untuk aktif kembali mengikuti pertemuan OSIS serta menjalankan kewajibandan  tugas OSIS. Jika tidak, kami akan memberikan sanksi tegas atau pemberhentian secara tidak hormat.

Demikian pemberitahuan ini kami sampaikan. Atas perhatian saudara/i, kami ucapkan terima kasih.

Surabaya, 3 Januari 2020
Ketua OSIS

Dimas Saputra

4. Contoh Surat Peringatan 1

Surat peringatan 1 ditujukan kepada pihak yang melakukan pelanggaran. Surat ini dikeluarkan pimpinan atau pihak yang berwenang untuk memberikan peringatan agar penerima surat tidak melakukan kesalahan lagi. Berikut contoh dari surat peringatan 1.

INDAH SEJAHTERA

Jalan Sumbersari No. 41 Ponorogo
Telepon: 082332334455/email: [email protected]

SURAT PERINGATAN PERTAMA (SP-1)
Nomor : 34/HRD-IS/III/2020

Dibuat oleh PT. Indah Sejahtera dan diperuntukkan kepada:

Nama              : Jihan Maudy
Jabatan            : Staff Marketing

Sehubungan dengan pelanggaran tata tertib perusahaan yang dilakuakn oleh Jihan Maudy, yakni berdasarkan hasil appraisal performance yang tidak mencapai target pemasaran yang diharapkan Tim Manajemen di bulan Januari dan Februari 2020. Yang mana sebagai seorang karyawan, Saudara dapat menjaga teta tertib kerja dan bersedia untuk meningkatkan performa kerja sesuai yang diharapkan oleh Tim Manajemen.

Maka dari pertimbangan tersebut perusahaan memberikan surat peringatan pertama dengan ketentuan sebagai berikut:

  1. Surat peringatan ini akan berlaku 1 (satu) bulan ke depan sejak diterbitkan.
  2. Apabila dalam kurun waktu 1 (satu) bulan ke depan sejak diterbitkannya surat peringatan pertama ini Saudara tidak bermasalah dalam performa kerja yang menjadi dasar diterbitkan surat peringatan pertama ini, maka surat peringatan pertama Saudara dinyatakan tidak berlaku.
  3. Apabila dalam kurun waktu 1 (satu) bulan sejak diterbitkannya surat peringatan pertama ini performa kerja Saudara kembali menurun, maka perusahaan akan memberikan surat peringatan ke-2 bagi Saudara.
  4. Selama masa peringatan ini berlaku atau belum melebihi 1 (satu) bulan setelah diterbitkannya surat peringatan ini, maka Saudara dilarang mengajukan cuti dalam waktu 3 (tiga) bulan ke depan.

Demikian surat peringatan pertama ini diterbitkan agar menjadi perhatian serta ditaati sebaik mungkin.

Hormat kami,

Jaya Mahardika
Direktur Utama

5. Contoh Surat Peringatan Pembayaran

Surat peringatan pembayaran merupakan surat yang digunakan untuk mengingatkan individu, instansi, perusahaan, atau lembaga terkait pelunasan pembayaran hutang atau tagihan. Berikut contoh surat peringatan pembayaran.

Surabaya, 11 Februari 2020

Nomor: 107/S-PP/II/2020
Lampiran: 1 halaman
Perihal: Teguran Pembayaran

Kepada
Yth. Manager CV. Ruang Belajar
Jalan Badak No. 39 Surabaya

Dengan hormat,
Dengan ini, kami memberitahukan bahwa menurut pembukuan kami, perusahaan Bapak masih memiliki kewajiban pembayaran yang belum dilunasi sebesar Rp25.000.000,00 (dua puluh lima juta rupiah) sesuai faktur Nomor: 152/PP/IX/2019 yang salinannya kami sertakan sebagai lampiran surat ini.

Mengingat saat ini telah melewati batas waktu yang telah disepakati, maka kami berharap Bapak berkenan segera melunasinya. Atas perhatian dan kerja samanya, kami ucapkan terima kasih.

Hormat kami,
PT. Gunung Ilmu

Ayunda Riska, S.E.
Manajer Keuangan

Nah, itu tadi beragam contoh surat peringatan yang bisa Anda gunakan. Semoga dapat memberikan manfaat dan memperlancar berbagai urusan. Terima kasih.

Contoh Surat Keterangan

Terkadang kita membutuhkan surat keterangan sebagai kelengkapan administrasi. Surat keterangan tersebut bisa dipergunakan untuk menerangkan status, domisili, penghasilan, ahli waris, dan masih banyak yang lainnya.

Surat ini bersifat resmi karena dikeluarkan oleh instansi, organisasi, lembaga, dan lain sebagainya.

Surat keterangan merupakan surat yang berisi penjelasan tentang seseorang atau suatu hal.  Untuk itu, ada beberapa bagian yang perlu diperhatikan dalam menulis surat keterangan.

Berikut bagian yang perlu diperhatikan dalam surat keterangan:

  1. kepala surat/kop surat, berisi nama instansi, alamat lengkap, dan kontak yang bisa dihubungi.
  2. tubuh/isi surat, berisi pernyataan kesungguhan pihak yang menerangkan, identitas pihak yang diterangkan, dan klausa penutup berupa harapan atau imbauanagar pihak ketiga maklum.
  3. kaki surat, berisi tempat dan tanggal dikeluarkan surat dan identitas penanggung jawab.

Adapun manfaat dari surat keterangan yaitu:

  1. Sarana memberikan informasi kepada pihak-pihak yang terkait. Misalnya, surat keterangan mengajar, surat keterangan gaji, surat keterangan kerja, surat keterangan kelakuan baik, dan lain-lain.
  2. Sebagai alat untuk mengetahui identitas dan keterangan pokok mengenai seseorang atau hal yang disebutkan di dalam surat.

Berikut berbagai contoh surat keterangan kerja.

1. Contoh Surat Keterangan Kerja

Contoh Surat Keterangan Kerja

Surat keterangan kerja merupakan surat yang dikeluarkan oleh lembaga, instansi, atau perusahaan yang menjelaskan bahwa seseorang bekerja atau menjadi pegawai di tempat tersebut.

PT Bumi Sejahtera
Jalan Pramuka II No. 21, Surabaya
Telp: 081122334455/email:[email protected]

Surat Keterangan Kerja
Nomor: 023/HRD/III/2020

Saya yang bertanda tangan dibawah ini:

Nama: Tomi Iskandar
Jabatan: Direktur Utama
Alamat: Jalan Pramuka II No. 21, Surabaya

Dengan ini menerangkan bahwa yang bersangkutan dibawah ini:

Nama: Refanda Anugrah
Jabatan: Staf Administrasi
Alamat: Jalan Sumbersasi Gang II NO. 272 Surabaya

Memang benar bekerja sebagai karyawan PT Bumi Sejahtera terhitung sejak tanggal 1 September 2019 hingga saat ini. Saudarai Diva bekerja sebagai staf  Administrasi PT Bumi Sejahtera.

Demikian surat keterangan kerja ini dibuat sebagai bentuk konfirmasi kepegawaian Saudara/i yang bersangkutan.

Surabaya, 5 Maret 2020
Direktur Utama

Tomi Iskandar

2. Contoh Surat Keterangan Penghasilan

Contoh Surat Keterangan Penghasilan

Surat keterangan penghasilan merupakan surat yang dipergunakan untuk memberikan penjelasan berapa jumlah penghasilan seseorang. Tujuannya sebagai konfirmasi bahwa pegawai tersebut mendapatkan sejumlah gaji dengan berbagai rincian. Di bawah ini contoh surat keterangan gaji.

 Prima Utama

Jalan Untung Surapati II N0. 41 Pasuruan

Telepon. 082234878868/email: [email protected]

Surat Keterangan Gaji
Nomor : 274/HRD/III/2020

Saya yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama: Putri Agustina
Jabatan: Manajer Personalia

Menerangkan dengan sebenarnya bahwa:

Nama: Indri Rahayu
Jabatan: Staff Promosi

Hingga saat ini tanggal 01 Maret 2020 masih aktif bekerja dan perusahaan memberikan penghasilan dengan rincian sebagai berikut:

Gaji pokok: Rp. 3.500.000
Tunjangan makan: Rp. 600.000
Tunjangan perumahan: Rp. 600.000
Tunjangan transportas: Rp. 300.000

Sehingga total gaji yang diperolehnya ialah sebesar Rp. 5.000.000,- (lima juta rupiah).

Demikian surat keterangan penghasilan ini sebagai konfirmasi penghasilan staf kami.

Surabaya, 05 Maret 2020
Hormat Kami,

Putri Agustina

3. Contoh Surat Keterangan Sakit

Contoh Surat Keterangan Sakit

Ketika Anda sakit, tentu tidak bisa melakukan aktivitas  seperti biasa. Jika Anda seorang pelajar, mahasiswa, pegawai, karyawan, dan lain sebagainya, tentu membutuhkan surat izin sakit. Hal ini bertujuan untuk memberikan informasi serta terhidar dari sanksi di tempat Anda bekerja.

Tulungagung, 1 Maret 2020

Kepada
Yth. Ibu Putri Agustina
Direktur Utama PT Sinar Terang
di Jl. Basuki Rahmad No. 49 Tulungagung

Dengan hormat,
Saya yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama: Bunga Indah
Alamat: Jalan Imam Bonjol Gang 2 No. 37 Tulungagung
Jabatan: Staff Kreatif

Melalui surat ini, saya meminta izin kepada Ibu Putri Agustina, bahwa saya tidak masuk kerja hari ini karena sedang sakit. Sebagai bukti tambahan, saya telah melampirkan surat keterangan dokter.

Demikian surat izin ini saya buat dengan sadar dan benar. Atas perhatiannya, saya mengucapkan terima kasih.

Hormat Saya

Bunga Indah

4. Contoh Surat Keterangan Sehat

Contoh Surat Keterangan Sehat

Surat keterangan sehat biasanya dikeluarkan oleh rumah sakit pemerintah daerah, puskesmas, atau rumah sakit yang biasa ditunjuk. Surat ini dibuat guna menunjukkan orang yang bersangkutan telah diperiksa kesehatannya dan dinyatakan dalam kondisi sehat. Berikut contoh surat keterangan sehat.

Rumah Sakit Sumber Sehat
Jalan Siwalan No. 34 Bondowoso
Telepon: 082234877879/ email: [email protected]

Surat Keterangan Sehat
Nomor: 41/RS-SS/III/2020

Yang bertanda tangan dibawah ini, Dokter Rumah Sakit Sumber Sehat menerangkan dengan sesungguhnya bahwa:

Nama: Riko Darmawan
Jenis kelamin: Laki-laki
Umur: 23
Alamat: Jalan Asmat Gang I No. 35 Bondowoso

Hasil pemeriksaan:

Tinggi/Berat Badan: 160 cm / 50 kg
Tepkanan Darah: 120/80 mmHg
Golongan Darah: B
Buta Warna: Tidak

Telah diperiksa dengan teliti dan dinyatakan dalam keadaan sehat. Surat Keterangan Sehat ini dibuat guna keperluan perpanjangan SIM C.

Dokter Pemeriksa,

Cantika Aulia

5. Contoh Surat Keterangan Domisili

Contoh Surat Keterangan Domisili

Pengurus Rukun Tetangga 01/05             

Dusun Sumbermakmur Desa Tentram

Kecamatan Grati Kabupaten Pasuruan

Surat Keterangan Domisili
Nomor : 034/SKD/II/2020

Yang bertanda tangan dibawah ini:

Nama: Arman Wijaya
Jabatan: Ketua RT 01/05
Alamat: Jalan Pancasila Raya RT 01/05

Menerangkan bahwa:

Nama: Yunita Admaja
Tempat, tanggal lahir: Surabaya, 20 April 1988
Jenis kelamin: Perempuan
Pekerjaan: Wiraswasta
Agama: Islam
Status perkawinan: menikah
Kewarganagaraan: Indonesia
Alamat: Jalan Pancasila No. 34 RT 01/05 Pasuruan

Benar tinggal berdomisili di Dusun Sumbermakmur Desa Tentrem Kecamatan Grati Kabupaten Pasuruan.

Demikian surat keterangan domisili ini dibuat sebagai konfirmasi atas domisili Ibu Yunita Admaja di tempat yang telah disebutkan.

Pasuruan, 03 Februari 2020
Ketua RT 01/05

Arman Wijaya

6. Contoh Surat Keterangan Ahli Waris

Surat Keterangan Ahli Waris

Kami yang bertanda tangan di bawah ini, ahli waris dari almarhum Bapak Budi Setyo dengan disaksikan oleh:

Nama: Siska Sasmita, Usia 45 Tahun
Pekerjaan: Wiraswasta
Alamat: Jl. Anggrek No. 33 Malang

Nama: Sholehudin, Usia 48 Tahun
Pekerjaan: PNS
Alamat: Jl. Anggrek No. 33 Malang

Dengan ini menerangkan bahwa sesungguhnya dengan sanggup telah diangkat sumpah oleh Bapak Budi Setyo yang bertempat terakhir tinggal di Jalan Arjuna No. 41 dan pada tanggal 2 Januari 2020 telah meninggal duni di RS. Sehat Sejahtera Malang.

Dari pernikahan almarhum Bapak Budi Setyo bin Rofi’i telah lahir dan kini masih hidup dua orang anak dan satu orang istri yang menjadi ahli waris, dengan rincian sebagai berikut:

  1. Paramita Rosidi (perempuan), 40 tahun (istri)
  2. Lukman Setyo (laki-laki), 26 tahun (anak)
  3. Puji Setyo (perempuan), 23 tahun (anak)

Demikian kami para ahli waris yang sah dari mendiang Almarhum Bapak Budi Setyo bin Rofi’i.

Apabila kelak keterangan kami ini sebagai ahli waris tidak sesuai, sehingga terjadi gugatan dari pihak lain, maka kesalahan sepenuhnya menjadi tanggung jawab dari kami para ahli waris.

Sedangkan untuk aparat dan saksi yang turut menandatangai Surat Keterangan Ahli Waris ini dibebaskan dari segala bentuk tuntukan hukum yang terjadi.

Malang, 5 Maret 2020

Para Ahli Waris Tersebut:

  1. Paramita Rosidi          (………………….)
  2. Lukman Setyo              (………………….)
  3. Puji Setyo                    (………………….)

Saksi-Saksi:

  1. Siska Sasmita (………………….)
  2. Sholehudin (………………….)

Tercatat: Kantor Kecamatan Bumiaji Kabupaten Malang
Nomor: 657/ERU/UIO/III/2020

Lurah Bumiaji

Haikal Salim
NIP. 6709550967789

7. Contoh Surat Keterangan Belum Menikah

Contoh Surat Keterangan Belum Menikah

Surat Pernyataan Belum Pernah Menikah

Yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama: Nadiah Puspita
Bin/binti: Budi Santoso
Tempat/tanggal lahir: Malang, 21 Januari 1996
Kebangsaan: Indonesia
Agama: Islam
Pekerjaan: Wiraswasta
NIK: 5768923564568

Menyatakan dengan sejelas-jelasnya bahwa saya sampai saat ini belum pernah menikah dengan siapa pun, baik secara Adat, Hukum Agama, maupun Hukum Negara.

Demikian surat pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya tanpa paksaan dari siapa pun. Apabila di kemudian hari ternyata pernyataan ini tidak benar, maka saya siap dituntut sesuai dengan hukum yang berlaku.

Malang, 01 Maret 2018
Yang menyatakan,

Nadiah Puspita

Nah, itu tadi beragam contoh surat keterangan yang bisa Anda gunakan. Semoga dapat memberikan manfaat dan memperlancar berbagai urusan. Terima kasih..

Contoh Surat Jalan

Surat jalan merupakan surat keterangan yang digunakan oleh seseorang saat bepergian. Surat tersebut biasanya dikeluarkan oleh instansi, perusahaan, organisasi, atau lembaga sebagai pengantar. Tentu surat jalan sangatlah penting agar memudahkan selama perjalanan.

Biasanya surat jalan digunakan untuk perjalanan ke luar kota dan permintaan untuk mengisi suatu acara atau seminar. Surat jalan juga bisa digunakan untuk bukti pengiriman barang dan pengambilan barang.

Berikut fungsi dan kegunaan surat jalan:

  • Memberi kejelasan dan rincian terhadap barang yang akan dikirim.
  • Bentuk formalitas atau keterangan resmi dari pihak tertentu.
  • Memudahkan dalam hal birokrasi.
  • Bentuk konfirmasi bahwa barang telah diterima.

Surat jalan bisa juga dikatakan sebagai surat resmi, sehingga memiliki bagian-bagian tertentu. Sebelum ke contoh surat jalan, ada baiknya mengetahui bagian-bagian surat jalan, yaitu:

  1. Kepala surat/kop surat
  2. Nomor dan tujuan surat
  3. Alamat surat
  4. Pembuka surat
  5. Isi surat
  6. Penutup surat

Berdasarkan jenis  dan fungsinya, surat jalan bermacam-macam. Berikut contoh-contoh surat jalan.

 1. Contoh Surat Jalan Pengambilan Barang

Surat jalan pengambilan barang merupakan yang dikeluarkan seseorang atau instansi yang akan mengambil barang kepada seseorang atau perusahaan di mana barang tersebut akan diambil. Berikut contoh dari surat pengambilan barang.

PT KARYA INSAN MANDIRI
Jalan Garuda No. 27 A, Surabaya
Telepon (031) 482453, Faksimile 74584624

Nomor : 251/PTKIM/II/2020

Perihal : Pengantar Pengambilan Barang

Kepada
Yth. Manajer Pemasaran
PT. Bumi Sejahtera
Jalan Diponegoro No. 43, Jakarta Pusat

Dengan hormat,
Melalui surat ini kami sampaikan bahwa Pihak atau Perwakilan Kami:

Nama: Arga Pratama
Jabatan: Staf Operasional

Guna mengambil barang sesuai dengan pesanan yang kami sampaikan sebelumnya.
Demikian surat ini kami buat. Atas perhatian Bapak/ Ibu, kami ucapkan terima kasih.

Hormat kami,
Direktur PT. Karya Insan Mandiri

Anisa Rahmawati

2. Contoh Surat Jalan Pengiriman Barang

Surat pengiriman barang penting digunakan sebagai bukti barang telah dikirim dan telah diterima oleh pihak-pihak terkait. Berikut contoh surat jelan pengiriman barang.

SANDANG JAYA

Jl. Wali Songo No. 75 Pasuruan

No. Telp. 0343- 482371/email: [email protected]

SURAT JALAN
Nomor : 026/PSJ/II/2020

Kepada:
Yth. Bapak Bambang Harianto
Direktur PT. KLAMBY
Jl. Panglima Sudirman No. 37 Malang

Dengan hormat,
Dengan surat ini kami mengirmkan barang-barang pesanan dari saudara, dengan rincian barang sebagai berikut:

NoNama BarangJumlahSatuan
1.Seragam sekolah24Pcs
2.Pakaian Wanita Dewasa48Pcs
3.Pakaian Pria Dewasa25Pcs
4.Pakaian anak68Pcs

Untuk itu mohon diperiksa kembali keadaan barang dan diterima.

Demikian yang bisa kami sampaikan, atas perhatiannya kami menyampaikan terima ksaih.

 

Supir,

Rafli

 

Hormat kami,

Anita Firdaus
Manajer Marketing

Barang Telah diterima pada tanggal: 12 Januari 2020

Penerima,
PT. Pejuang Aksara

Ahmad Suhandoko
Manajer Konsumsi

 3. Contoh Surat Jalan Kendaraan

Surat jalan kendaraan merupakan surat yang digunakan sebagai bukti seseorang telah ditugaskan untuk mengirimkan suatu barang atau menuju suatu tempat. Berikut contoh surat jalan tugas yang baik dan benar.

INDIVA KREASI
Jl. Diponegoro No. 41 Magetan

No. Telp. 0343- 482371/email: [email protected]  

SURAT JALAN
Nomor : 037/PTIK/II/2020

Berkenaan dengan surat ini, kami selaku pimpinan PT. INDIVA KREASI memberikan kewenangan kepada:

Nama: Rahmad Aji
Jabatan: Staff Pemasaran
Alamat: Jalan Sawojajar No. 2 Malang

Untuk mengirimkan barang yang telah dipesan oleh PT. Angkasa Jaya. Adapun keterangan dan rincian barang yang kami kirim yaitu:

NoNama BarangJumlahSatuan
1.Buku Fiksi24Eksemplar
2.Buku Nonfiksi48Eksemplar

Demikianlah surat jalan ini dibuat untuk dilaksanakan dengan sebaik mungkin.

Magetan, 12 Februari 2020
Direktur Utama PT Indiva Kreasi

Edi Waluyo

4. Contoh Surat Jalan Dinas / Surat Jalan dari Perusahaan

Surat jalan dinas merupakan surat yang digunakan sebagai bukti bahwa seseorang telah ditugaskan/dikirim untuk mengikuti suatu acara. Berikut contoh surat jalan jalan dinas yang baik dan benar.

DUTA AKSARA

Jl. Bekisar Merah No. 41, Surabaya
Telp: 082334233455/email: [email protected]

SURAT TUGAS PERJALANAN DINAS
Nomor : 123/PT.DA/III/2020

 

Dalam rangka mengadakan perjanjian kerja sama dengan PT. Indiva di Jakarta, maka dengan ini kami memberikan tugas kepada:

Nama: Indah Riwayanti
Jabatan: Manajer Pemasaran PT. Duta Aksara
Alamat: Jl. Pahlawan I No. 21 Surabaya

Untuk dapat melaksanakan tugas perjalanan dinas ke Jakarta.

Adapun untuk pelaksanaan tugas tersebut sesuai dengan ketentuan sebagai berikut:

Berangkat                   :8 Maret 2020
Kembali                       :10 Maret 2020
Kendaraan                   :Pesawat
Akomodasi                  :Hotel

Semua biaya dalam perjalanan dinas ini, termasuk konsumsi serta akomodasi akan menjadi tanggung jawab dari PT. Duta Aksara sesuai peraturan yang berlaku.

Semoga Saudara Indah Riwayanti dapat melaksanakannya dengan baik. Kami juga memohon kepada semua pihak agar membantu guna kelancaran pelaksanaan perjalanan dinas tersebut.

Surabaya, 7 Maret 2020
Direktur Utama PT. Duta Aksara

Febrian Sukmawan

5. Contoh Surat Jalan Tugas / Surat Jalan dari Perusahaan

Surat jalan tugas merupakan surat yang penting. Surat tersebut digunakan sebagai bukti bahwa seseorang benar-benar ditugaskan. Berikut contoh surat jalan tugas yang baik dan benar.

TEKSTIL UNGGUL

Jl. Mawar IV No. 12, Ponorogo
Telp: 081122334455/email: [email protected]

SURAT TUGAS
Nomor: 24/tgs-PTTU/II/20

Direktur PT. Tekstil Unggul dengan ini memberikan tugas kepada:

Nama: Eka Rahayu
Jabatan: Wakil Kepala Bagian Keuangan
Alamat: Jl. Badak Jawa No. 73 Ponorogo

Agar dapat mengikuti seminar “Peningkatan Kualitas Manajemen Keungan”. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada:

Hari/tanggal : Senin, 19 Februari 2020
Pukul : 09.00 WIB sampai selesai
Tempat : Aula Hotel Santika Indah Malang

Demikianlah surat tugas ini dibuat untuk dilaksanakan dengan sebaik mungkin. Untuk semua bantuan serta kerjasamanya, kami ucapkan banyak terima kasih.

Ponorogo, 16 Februari 2020
Direktur PT Tekstil Unggul

Ananda Putra

Demikian fungsi, bagian, dan beragam contoh dari surat jalan. Anda bisa memanfaatkannya dengan baik dan menyesesuaikannya sesuai dengan keperluan Anda. Terima kasih, semoga bermanfaat.